TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO- Pembenahan dalam pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) Bujangga terus dilakukan Pemkab Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Secara maksimal. Bahkan aroma tak sedap dari TPA ini juga mulai berkurang bahkan tidak lagi tercium sampai ke pemukiman warga disekitar TPA. Memastikan aroma tak sedap dari TPA tidak sampai ke pemukiman, Bupati Berau, H Muharram SPd, turun langsung melakukan survei dengan melakukan wawancara kepada warga, Rabu (23/5) kemarin.
Hendra, Warga Jl Bukit Ria Tanjung Redeb mengungkapkan aroma tak sedap dari TPA sudah tidak tercium sampai ke rumahnya dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu berbeda dengan kondisi sebelumnya yang aroma tak sedap masih sering tercium sekitar enam bulan lalu. “Dulu sempat tercium sampai kesini aromanya, sekarang sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Ibu Usbianto yang mengaku telah lebih empat tahun tinggal di kawasan tersebut dan mengaku sudah tidak lagi mencium aroma sampah dari TPA Bujangga. Sekitar enam bulan lalui dikatakannya masih sering ada aroma kurang nyaman sampai ke pemukiman, namun saat ini diakuinya sudah tidak ada lagi. “Kalau sekarang sudah tidak ada lagi bau sampah lagi sampai sini,” ucapnya.
Sappe, warga yang rumahnya lebih dekat dengan TPA Bujangga dan tinggal sejak 1996 lalu juga mengaku aroma sampah dari TPA yang biasa tercium sampai ke rumahnya, saat ini sudah mulai berkurang, bahkan sudah tidak tercium. “Dulu ada, tapi sekarang memang sudah tidak ada tercium lagi,” ungkapnya.
Bupati Muharram yang turun langsung berdialog dengan masyarakat ingin memastikan bahwa keberadaan TPA Bujangga tidak menganggu atau menimbulkan aroma tidak sedap sampai ke pemukiman warga. Pemkab Berau ditegaskannya terus berupaya melakukan pengelolaan dengan maksimal agar keberadaan TPA tidak sampai menganggu masyarakat sekitarnya. Termasuk aroma menyengat dari sampah di TPA. “Saya ingin mengecek langsung agar apa yang disampaikan warga ini menjadi perhatian kita dalam pengelolaan TPA Bujangga,” tegasnya.
Sebelumnya Bupati Muharram juga turun langsung mengecek TPA Bujangga mulai dari proses pembuangan sampah sampai penimbunan dan sistem pengolahan limbah. Dari pengecekan yang dilakukan ditegaskannya semua tahapan penanganan sampai berjalan dengan baik dan tidak ada limbah cair yang sampai bocor mengalir ke pemukiman warga. Aroma dari TPA tercium tidak lebih dari radius 50 meter, sementara pemukiman warga maish berjarak sekitar 400 meter dari TPA. “Memang kita akui TPA ini mengeluarkan bau tidak sedap, tapi tidak sampai ke lokasi pemukiman penduduk cukup jauh jaraknya. Kecuali kalau terlalu dekat, kemungkinan besar akan tercium menyengat,” katanya. Adv/mar
Trending
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Temui Massa, Hasanuddin Mas’ud di Luar Kota
- Muhammad Barkati Imbau Massa Aksi Jaga Kondusivitas dan Hindari Provokasi
- Ribuan Massa Ormas Padati DPRD Kaltim, Tuntut Hentikan Praktik KKN
- Polda Kaltim Bongkar 11 Kasus Penyelewengan BBM Subsidi, 12 Tersangka Diamankan
- BMKG: Gempa Pulau Batang Dua-Ternate akibat deformasi kerak bumi
Comments are closed.