SAMARINDA, beritakaltim.co- Tanah dan bangunan di Kota Samarinda bergoyang. Tepatnya sekitar pukul 18.02 lalu. Sempat ada kepanikan, warga keluar dari gedung dan rumah. Ternyata, penyebabnya adalah gempat bermagnitudo 7,7 SR yang terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah.
Informasi dari BMKG, Gempa di Donggala, Jumat (28/9/2018), terjadi 3 kali. Pertama pada pukul 14.00 WIB terjadi gempa berkekuatan 6 SR. Gempa mulanya diidentifikasi 5,9 SR yang kemudian dimutakhirkan menjadi 6 SR.
Gempa kedua 7,7 SR, jam 18.02, dengan titik gempa berada di darat atau tepatnya pada 0,18 LS dan 119,85 BT. Pusat gempa berada di kedalaman 10 km itu memicu peringatan tsunami.
Ketiga, seperti diumumkan akun Twitter resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (28/9/2018), gempa 6,1 SR terjadi pada pukul 17.14.25 WIB.
Untuk sementara, ada jatuh korban meninggal 1 orang dan 10 luka-luka.
TERASA DI SAMARINDA
Getaran gempa ternyata terasa di Kota Samarinda. Di laman facebook ramai membicarakan soal gempa yang mereka rasakan secara langsung.
“Apa penyebab gedung Big mall trasa bergoyang ????” tulis Fitria Alaydrus, anggota DPRD Kota Samarinda saat dia merasa getaran itu ketika berada di BIG Mall Samarinda.
Warga lainnya, Suarno Yono, mengaku baru kali ini merasakan pengaruh gempa hingga ke Samarinda. Pertanda Apa ya…???
Tri Wahyuni, Komisioner KPU Kota Samarinda mengaku di media sosial getarannya sampai di kantornya di Jalan Juanda. Bahkan membuat staf kantor keluar ruangan ke halaman yang terbuka.
Netizen di Sangatta Kutai Timur, Robert Effendi, juga menuliskan di akun facebooknya; “Gempa di Donggala Sulawesi terasa juga di Sangatta”. #L
Comments are closed.