BAHAGIA tak terhingga yang mendera hati Deviyanti Muzakkir ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Segah ini, ketika didaulat menerima penghargaan pada peringatan hari jadi Kabupaten Berau ke 65 dan kota Tanjung Redeb ke 208 di lapangan Pemuda Tanjung Redeb (15/9) lalu.
Penghargaan yang diterima istri dari Camat Segah ini adalah penghargaan tingkat nasional, lantaran Posyandu Melati Jatidah mendapatkan penghargaan posyandu terbaik tingkat nasional yang mana peghargaan ini diterima oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hj Sri Djuniarsih bulan Juli lalu di Menado.
Maka ketika peringatan harjad kemarin, ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Berau memberikan penghargaan tersebut kepada Devy selaku pembina di posyandu Melati Jatidah.
Sebelumnya posyandu yang berada di Kampung Pandan Sari Kecamatan Segah, diajukan untuk ikut dalam penilaian di provinsi dan berhasil meraih menjadi yang terbaik, hingga sekitar bulan April tepatnya Kamis (12/4) , mendapat kunjungan dari tim penilai pusat yang langsung melakukan verifikasi lapangan ke Kampung Pandan Sari. Tim nasional yang gabungan dari beberapa kementerian, didampingi langsung Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Berau, Fika Yuliana Tantomo, beserta instansi terkait dan jajaran Kecamatan Segah.
Posyandu Melati Jatinda yang mewakili Kalimantan Timur ditingkat nasional, ketika itu bersaing dengan lima posyandu dari provinsi lain. Diantaranya dari Yogjakarta, Jawa Tengah, Jambi, Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan. Masuk enam besar dari 34 provinsi menjadi kebanggaan bagikecamatan Segah Kabupaten Berau maupun Kaltim. Melalui klarifikasi lapangan ini diharapkan akan memberikan yang penilaian yang terbaik.
Devy mengungkapkan bahwa posyandu bagi masyarakat sangat besar. diantaranya bisa memperoleh kemudahan mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan dasar. Terutama berkaitan dengan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi dan balita. Selain itu juga posyandu bermanfaat bagi kader itu sendiri sebagai untuk mewujudkan aktualisasi dirinya dalam membantu masyarakat menyelesaikan masalah kesehatan. Terutama berkaitan dengan penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita.
Disebutkan Devi, bahwa kesuksesan Posyandu Melati Jatidahberkat dukungan semua fihak , pokjanal provinsi, pokjanal kabupaten, Dinkes , DPM, pokjanal Kecamatn Segah, Pemeintah Kecamatan, puskesmas, PKK Segah dan kader posyandu.
Perempuan yang lahir di Palu 18 Maret 1977, mulai aktif di Segah ketika mendampingi suaminya Camat Segah Muzakkir awal Januari 2017 lalu. Devy begitu cepat membaur dengan masyarakat dan aktif di PKK.
Setelah berhasil ,masih ingin membenahi kebersihan di kecamatan segah. Baru baru ini Devy didaulat menjadi ketua Forum Kecamatan Sehat, Wanita aktif ini mulai sibuk berbenah benah terutama soal sampah. Masih banyak kekurangan di kampung kami, terutama tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kata Devi. Ini menjadi PR dirinya bersama Camat Segah dan warga. Marly
Trending
- Kebakaran Hebat Bikin Panik Warga Graha Indah Balikpapan Utara
- Korban tewas kecelakaan bus ALS di Muratara bertambah satu
- Massa Aksi Bertahan di Kantor DPRD Kaltim, Tunggu Hasil Rapat Hak Angket
- Ratusan Mahasiswa Desak DPRD Kaltim Segera Putuskan Hak Angket
- Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 900 meter
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim
Comments are closed.