BeritaKaltim.Co

SIMPEK Mempermudah Sistem Manajemen Pelaksaan Kontruksi

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Untuk meningkatkan SDM melalui E-LEARNING, memaksimalkan monitoring kegiatan proyek, dan controling penyerapan anggaran kegiatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) membuat terobosan baru melalui Sistem Informasi Manajemen Pelaksanaan Kontruksi (SIMPEK).

Menurut Kepala DPUPR, Ir Andi Warewangeng S.T M.T sistem ini merupakan aplikasi berbasis website yang mempermudah sistem manajemen pelaksanaan kontruksi dan yag dimilki DPUPR saat ini. “ Optimalisasi SDM yang kami laksanakan dilatarbelakangi kurangnya SDM, yang memenuhi kuwalitas dan kuwantitas, untguk menciptakan infrastruktur yang berkualitas,” jelasnya dihadapan Bupati Berau, H Muharram S.Pd MM dan para undangan pada saat launching SIMPEK di ruang rapat DPUPR, Rabu (2/10).

Dijelaskan pula, diantara SDM yang ada pada DPUPR Berau yang berlatarbelakang keteknikan yakni, bidang pembangunan jalan 13 orang, bidang preservasi jalan 5 orang, bidanag sumber daya air 7 orang, bidang air minum dan penyehatan lingkungan 7 orangbidang pemukiman, penataan banngunan dan jasa kontruksi 7 orang, bidang penataan ruang 2 orang.

Dari data yang ada terdapat 41 orang tenaga yang berlatarbelakangketeknikan, sementara yang memiliki keterampilan hanya 26 orang. “ Jika rata – rata kegaitan pertahun 600 paket, berarti satu orang menangani 23 peket. Selain itu, tugas pokok dari pejabat strktural yang merangkap PPK dan PPTK serta juga pengawas lapangan, hal ini yang menyebabkan masih jauh dari kondisi ideal,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, sambung Andi Warewangeng, berdasarkan hal tersebut DPUPR melalui proyek perubahan membuat suatu terobosan yakni membuat SIMPEK. Menurutnya sistem tersebut selain mempermudah dan mepercepat sistem menejemen pelaporan progres dan kendala di lapangan sebagai upaya mengatasi keterbatasan SDM.

“Begitu juga dengan sistem pelaporan akan kami kembangkan lintas OPD, baik antar DPUPR, Bagian Pembangunan, Setda dan Bapelitbang,” terangnya.

Diyakini sistem aplkasi ini akan membantu meningkatkan kualitas SDM bidang infrastruktur. Karena penyediaan fitur untuk berkonsultasi dengan mentor yang ahli membidanginya.

Sarana ini juga dapat digunakan sebagai forum diskusi antar PPK, maupun pelaksana kontruksi, untuk memecahkan permasalahan kontryksi yang dihadapi di lapangan, sehingga dapat mengantisipasi kesalahan dan pelaksanaan. “ Untuk itu kami mengharapkan dukungan dari semua stakeholder, baik internal DPUPR maupun ekternal, demi berjalannya sistem ini dengan baik dan berdampak positif, baik bagi pendorong peningkatan SDM infrastruktur di Kabupaten Berau, juga sebagai sarana untuk meningkatkan kinerja antar OPD, khususnya DPUPR ,” harapnya. #

Comments are closed.