BeritaKaltim.Co

Sebulan, Warga Tertular Virus Korona se-Kaltim Naik 108 Persen

SAMARINDA, beritakaltim.co- Dalam satu bulan terakhir, kurva grafik pasien tertular virus Korona naik 108 persen. Data itu terlihat, dengan membandingkan total warga yang terpapar 19 Juni lalu, yaitu sejumlah 417 orang. Sedangkan update 19 Juli, total yang terpapar sudah 868 orang.

Peningkatan drastis jumlah pasien terpapar virus ini setelah dimulainya masa pelonggaran social distancing sejak awal bulan Juni lalu. Di Samarinda bahkan menurunkan 3 fase relaksasi, yakni sejak 1 Juni di mana kegiatan luar rumah sudah dibolehkan dan mall buka kembali. Kemudian fase kedua pada 15 Juni dan fase ketiga pada 1 Juli, di mana semua kegiatan berjalan kembali kecuali sekolah di kelas yang menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

Data update 19 Juni 2020
Update 19 Juli 2020

Masa pelonggaran itu diduga sebagai pemicu penyebaran virus semakin meluas. Balikpapan dan Samarinda mengumumkan telah terjadinya penularan virus dengan transmisi lokal. Bahkan sejumlah tempat terpaksa ditutup sementara seperti RSUD IA Moeis, Kantor Balaikota Samarinda, Kantor Gubernur, karena perlu distrelisasi akibat ditemukannya pasien positif di tempat itu.

Update 19 Juli 2020, dari total pasien terpapar virus Korona se Kalimantan Timur berjumlah 868 orang, terdapat 566 orang diantaranya sembuh dan 18 meninggal dunia. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat di rumah sakit menunggu penyembuhan ada 284 orang.

Samarinda mengalami penambahan 5 pasien baru terpapar virus. Dengan demikian, total di ibukota provinsi Kaltim itu kini ada 165 tercatat terpapar virus dengan 64 diantarannya sembuh dan 6 meninggal dunia. Kemudian 95 orang lagi masih dirawat diberbagai rumah sakit.

Balikpapan juga mengalami kenaikan 9 orang terpapar virus. Dengan penambahan pasien baru itu, total di Kota Beriman ada 316 tercatat pernah terpapar virus dan 238 diantaranya sembuh. Kemudian 7 orang meninggal dunia dan 71 lagi masih dirawat di rumah sakit, menunggu penyembuhan. #le

Comments are closed.