BERITAKALTIM.CO- “Open Donasi” yang diprakarsai Dinas Pendidikan Balikpapan sejak 29 Juli 2020 berhasil menjaring 245 HP (handphone) dan 7 laptop. Semuanya layak pakai.
Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Jumat (7/8) pagi menyerahkan donasi masyarakat itu kepada sejumlah kepala sekolah di Kota Balikpapan. Penyerahan itu dilakukan secara simbolis di Kantor Dinas Pendidikan Kota Balikpapan.
Oleh Dinas Pendidikan pagi tadi itu juga diserahkan kepada masing-masing kepala sekolah di Kota Balikpapan. Berikutnya kepala sekolah membagi kepada siswa tidak yang mampu. Sistim belajar daring (dalam jaringan internet) mengundang permasalahan baru di dunia pendidikan. Terutama untuk siswa/siswi yang orangtuanya kurang mampu.
Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah menyumbang. Hal ini dilakukan, mengingat sumbangan dari para donatur ini dinilai sangat membantu para siswa yang terkendala dalam proses belajar daring.
“Semoga dengan adanya bantuan ini dapat mengurangi beban orang tua siswa yang masuk dalam golongan kurang mampu,” ujar Rizal, Jumat (7/8/2020).
Rizal Effendi juga tidak memungkiri bahwa dalam proses belajar daring masih terdapat sejumlah masalah.
“Yang repot itu kalo yang di pelosok, ada hp atau laptop tapi sinyal gak ada. Terus ada hp tapi gak ada pulsa,”tambahnya
Terkait dengan masalah itu, Rizal Effendi juga berterima kasih juga kepada Indosat yang telah menyumbangkan kartu perdana.
“Kalau bisa setiap bulan ngirim pulsa bagus juga buat anak-anak ini,” tutupnya.
Dinas Pendidikan Kota Balikpapan pun mengajak masyarakat Kota Balikpapan dari instansi, lembaga bahkan perusahaan untuk menyumbangkan perangkat laptop dan android mereka yang sudah tidak terpakai. Aksi ini merupakan program Dinas Pendidikan Kota Balikpapan yang bertepatan dengan momen HUT RI ke-75.
Target laptop atau android yang dikumpulkan berjumlah 1.708 unit, ini akan dibagi dengan sasaran warga gakin (keluarga miskin) dan tidak berdasarkan pada KIP atau kartu PKH. #
Wartawan : Thina
Comments are closed.