BeritaKaltim.Co

Akhirnya TPS Kampung Timur Gunung Samarinda Diresmikan

BERITAKALTIM.CO- Kelurahan Gunung Samarinda bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Gunung Samarinda, Balikpapan Barat secara resmi membuka Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang baru, Rabu (29/9/2021).

Pasalnya, TPS yang awalnya di Wonorejo tepatnya di simpang tiga itu seringkali menimbulkan kemacetan dan membuat pemandangan yang kusam dikarenakan TPS yang tidak terlalu besar. Kemudian TPS tersebut akhirnya ditutup dan dipindahkan ke TPS yang baru saja diresmikan yang tak jauh dari TPS sebelumnya.

Lurah Gunung Samarinda, Tarso mengatakan rasa syukur atas peresmian kegiatan ini. TPS yang baru ini adalah salah satu harapan masyarakat yang sudah lama ingin diwujudkan dan hari ini itu bisa diresmikan.

Alhamdulillah, ini sebetulnya keinginan semua masyarakat kelurahan gunung Samarinda, memang salah satu permasalahan atau problem saya tanya memang iya salah satu di samping banjir salah satunya ini,” kata Tarso.

Dengan adanya TPS yang baru, Tarso menghimbau kepada masyarakat agar membuang sampah di tempat yang baru dan tidak lagi membuang ke TPS yang lama.

“Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.

Diterangkannya, adanya TPS baru ini diharapkan dapat bisa diberdayakan, karena di daerah kampung timur (nama populer daerah gunung samarinda dan gunung Samarinda baru dan sekitarnya) terdapat wisata kuliner yang sangat banyak. Dengan itu pihak kelurahan dan LPM bisa bekerja sama untuk mengelola hal tersebut.

“Sehingga sampah ini benar-benar tidak sekedar untuk tempat membuang sampah tapi juga bisa untuk apa untuk kesejahteraan masyarakat gunung Samarinda,” imbuhnya.

Di mana, TPS yang sebelumnya itu dilihat sangat kecil sekali timbang dengan volume sampah masyarakat yang dibuat tiap harinya, tak jarang sering terjadi penumpukan sampah hingga keluar dari tempat hingga ke jalan raya. Hal itu yang membuat kemacetan dan pemandangan yang tak elok di mata.

Dengan ditututpnya TPS yang lama, pihak kelurahan dan LPM memiliki opsi alternatif untuk menyulap TPS yang awalnya tak elok dipandang mata, bisa jadi hal yang menawan dan bermanfaat.

“Ada dua pilihan mau dibikin taman atau kita cor tapi mudah mudahan yang mana yang terbaik, tapi harapan saya barangkali kita lebarin, karena memang disitu sering terjadi kemacetan,” sebutnya.

Di tempat yang sama, ketua LPM Gunung Samarinda, Halili Adi Negara menyampaikan proses sebelum peresmian TPS ini adalah bagian bentuk kepekaan LPM dan kelurahan.

“Ini memang selama ini, bahwa LPM sangat antusias ingin sekali memindahkan sampah yang berada di Simpang Wonorejo, yang saat ini sudah dipindah Alhamdulillah,” ucapnya.

Perlu diketahui, Halili Adi Negara adalah orang yang memprakarsai berdirinya TPS yang baru ini, dimana sebelumnya jalan menuju ke TPS yang baru itu adalah samping alur sungai dan banyak longsoran, belum ada jalan sama sekali.

“Mendatangkan alat berat, saya pakai selama 3 hari alat berat tersebut, 3 hari alhamdulillah juga selesai dikerjakan. Kami urug itu kurang lebih 25 truk dan itu juga bukan pakai biaya dari siapa-siapa semua dana dari saya maupun pengurus LPM” ungkapnya.

Melalui tekat yang kuat, Ia membuat jalaur dari pihak LPM dengan mendatangkan alat berat untuk membuat jalur tersebut. Ada 200 meter dari jalan raya ke TPS yang baru itu karena lokasi nya tepat berada di samping sungai, jadi dari jalan raya menuju TPS baru itu disamping sungai.

“Estimasi untuk anggaran secara pribadi saya tidak pernah minta-minta kemanapun, ini juga semua murni pribadi dari saya. mulai dari nol belum membuka lahan sampai membuka lahan pakai alat berat,” ungkapnya.

Diterangkannya, ada tiga bak kontainer sampah yang di berikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan jalan pengecoran dari Dinas Pekerjaan Umum dengan anggaran Rp 600 juta dalam 3 paket dan juga diberikan penerangan dari Dinas Perhubungan sebanyak 5 tiang PJU.

“Namanya bak sampah Kampung Timur, bukan Wonorejo. kalau Wonorejo hanya meliputi meliputi 5 RT tapi kalau ini seluruh RT baik di gunung Samarinda maupun gunung Samarinda baru boleh membuang sampah di sini karena untuk masyarakat ini bukan untuk wilayah gunung Samarinda saja,” jelasnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.