BeritaKaltim.Co

Jalan ke Perumahan Jokowi Viral Beceknya, Ini Kata Anggota DPRD Balikpapan

BERITAKALTIM.CO- Masyarakat perumahan Jokowi tepatnya di kawasan Batakan Permai III, Balikpapan Timur mengeluhkan akses jalan menuju perumahan yang masih berupa jalanan tanah, jika hujan jalanan seperti bubur, becek.

Anggota DPRD kota Balikpapan dapil Balikpapan Timur Nurhadi menanggapi permasalahan jalan yang sedang viral di media sosial.

Nurhadi menyebut akses jalan menuju perumahan Jokowi sebenarnya sudah mendapat bantuan dari provinsi. Ini terbukti dengan semenisasi jalan dari jalan utama menuju area perumahan.

“Jarak dari jalan tersebut sekitar 3 Km, Itu bukan jalan yang pendek, sudah banyak dapat bantuan dari provinsi,” jelasnya kepada awak media di ruang kerja Komisi III DPRD kota Balikpapan, Kamis (4/8/2022),

Nurhadi menyebut, untuk jalanan yang sedang viral dimedsos ini merupakan jalanan menuju kawasan perumahan di RT 79 dan RT 80 Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur, yang seharusnya menjadi tanggung jawab pengembang atau developer kecuali jika aset fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) sudah diserahkan ke pemerintah kota.

“Jujur, aspirasi jalan dikawasan ini sudah saya masukkan di SIPD, tetapi tertolak di Bappeda. Harusnya bertanya ke Bappeda kenapa menolak aspirasi tersebut,” ucapnya.

Disamping itu, Dua minggu lalu Komisi III DPRD Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) diwilayah ini, untuk mengetahui perihal pengelolaan sarana prasana umum. Sesampai di kawasan ini pengembang atau developer melanggar aturan tersebut seperti Bozem. Dari luasan 100 hektare hanya satu persen untuk bozem.

“Seharusnya tugas developer, harus ada kewajiban yang dipenuhi. Inikan bukan kepentingannya developer tetapi kepentingan warga sekitar,” katanya.

Nurhadi menyebut kawasan perumahan Jokowi ini adalah salah satu penyebab banjir utama yang terjadi di Graha Mulawarman, Pondok Asri dan sekitarnya yang sumbernya dari perumahan Jokowi.

“Jika perumahan jokowi terlalu diutamakan, bagaimana dengan daerah yang memang membutuhkan bantuan pemerintah seperti daerah solok lay dan tractor enam,” ucapnya.

Menurut Nurhadi, warga perumahan Jokowi melek teknologi sehingga jika ada keluhan langsung diviralkan berbeda dengan warga solok lay dan tractor enam yang jauh dari sinyal teknologi.

” Jadi jika ada pembangunan harus berkeadilan, jangan hanya viral harus diprioritaskan tidak segampang itu. Jika saya milih lebih baik membantu di daerah solok lay atau tractor enam,” tutupnya. #

Comments are closed.