BERITAKALTIM.CO- Banjir sudah kerap kali terjadi dikota Balikpapan yang hingga sampai saat ini penanganannya belum terselesaikan bahkan malah bertambah titik lokasi banjir.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Balikpapan menilai bahwa Walikota Balikpapan Rahmad Masud tidak serius dalam merealisasikan janji politik dalam meminimalisir hingga menyelesaikan permalahan banjir.
“ Belum ada keseriusan wali kota hingga saat ini, dan terkesan hanya berharap pada pompa air dan normalisasi pada program multiyears yang sementara dan membutuhkan waktu yang lama dalam realisasi,“ ujar Ketua Umum HMI Balikpapan Rafsyan melalui pres rilis yang diterima Berktakaltim.co, Minggu (28/8/2022).
Menurut Rafsyan, permasalahan persoalan banjir bukan hanya bicara pompa air dan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) tetapi ada kontribusi pengembang yang tidak sesuai dengan aturan yang mengakibatkan banjir yang perlu ditindak secara tegas.
“Perlu diingat bahwa ada ikut andilnya pengembang yang tidak sesuai dengan aturan dalam proses terjadinya banjir di kota balikpapan, itu perlu untuk ditindak tegas oleh eksekutif, jangan selalu berharap hanya realisasi untuk pompa air dan normalisasi yang hanya menjadi solusi sementara serta membutuhkan proses penyelesaian yang lama dan pada akhirnya pengembang liar masih dibiarkan untuk membangun,” tegasnya.
Dalam hal ini, HMI Cabang Balikpapan mengecam dan mendesak Walikota Balikpapan untuk segera menyelesaikan kasus banjir ini.
“ Pertama kami meminta Permohonan Maaf oleh Walikota terkait dengan persoalan banjir yang jadi musibah ditengah masyarakat akibat ketidak seriusan dalam menyelesaikan masalah ini serta mendesak walikota untuk segera menyelesaikan persoalan banjir di Kota Balikpapan ini dengan menindak tegas pengembang yang tidak sesuai aturan dari Hulu hingga Hilir,” katanya.
Terkait dengan persoalan banjir tersebut, HMI mengajak seluruh elemen terutama masyarakat yang terdampak, Mahasiswa, Organisasi Kepemudaan dan Organisasi Masyarakat untuk ikut serta dalam Aksi Damai yang akan dilaksanakan.
“ Saya kira pemerintah kota akan lebih bergerak cepat jika kita turun ke depan pemerintah kota untuk menyampaikan permasalahan soal banjir, juga akan disedikan ruang bagi elemen masyarakat untuk menyampaikan keluh kesahnya mengenai banjir dan tentunya kami berharap Walikota Balikpapan, Pak Rahmad Mas’ud bisa hadir dihadapan kami pada saat aksi damai yang kami rencanakan dalam waktu dekat ini “ tutupnya. #
Comments are closed.