BERITAKALTIM.CO – Dalam upaya menstabilkan harga beras yang beredar di pasaran, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Kaltim-Kaltara, Mersi Windrayani telah mengambil langkah strategis dengan menggelontorkan stok beras ke beberapa pasar tradisional dan melalui inisiatif Kios Sigap.
“Langkah ini diharapkan dapat menjadi penyeimbang untuk harga beras, terutama menjelang bulan Ramadan dan Lebaran,” ujar Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Kaltim-Kaltara Mersi windrayani pada Minggu (3/3/2024)
Mersi windrayani mengatakan bahwa Ketersediaan stok beras di Bulog dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Dengan panen yang dijadwalkan pada bulan April, prioritas diberikan untuk produksi dalam negeri guna memastikan persediaan hingga awal Juli atau akhir Juni, dengan estimasi stok sekitar 20.000 ton.
“Insyallah bulan Ramadhan untuk stock beras aman,” ucapnya.
Mersi mengungkapkan bahwa untuk harga, pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan harga di pasar. Ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengendalikan inflasi dan membantu masyarakat.
“Terutama menjelang hari-hari besar keagamaan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah telah melakukan hal yang terbaik untuk mengendalikan inflasi yang terjadi di Kaltim khususnya di Samarinda.
ia berharap dengan langkah strategi yang komprehensif dan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, dapat menstabilitaskam harga beras dapat terjaga dan tidak memberatkan masyarakat,
“Khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” pungkasnya. #
Reporter: Sandi | Editor: Wong