BeritaKaltim.Co

Sinergi Pemerintah dan Perguruan Tinggi untuk Peningkatan Warga Binaan Narkotika

BERITAKALTIM.CO-Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Samarinda menggelar serangkaian kegiatan pembukaan program rehabilitasi sosial bagi para warga binaan pemasyarakatan, di Aula Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Jalan Bayur, Jumat (1/3/2024).

Pada kegiatan ini dilaksanakan Pembukaan Rehabilitasi Sosial, Pembukaan Program Kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan instansi terkait.

Kepala lapas narkotika kelas IIA Samarinda, Hidayat, mengatakan bahwa masyarakat dalam lapas juga perlu binaan dan kapasitas kompetensi kemampuan, sehingga ketika mereka kembali ke tengah-tengah masyarakat bisa ikut berpartisipasi.

“kegiatan ini tidak lepas dari dukungan pihak terkait, Program rehabilitasi selama enam bulan dan diikuti kurang lebih 200 warga binaan,” kata Hidayat.

Sementara dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Menkumham) Samarinda, Gun Gun Gunawan menyatakan bahwa telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU), sekaligus pembukaan program prioritas sosial di Lapas Narkotika Kelas II Samarinda.

MoU bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang ada di lapas, sehingga warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan, kepercayaan diri, dan kesadaran akan peran mereka dalam masyarakat.

“Selain memberikan keterampilan vokasi, kita juga akan memyediakan psikologi, untuk mendukung pemulihan psikoligis warga binaan” papar Gun Gun Gunawan.

Lebih lanjut, terkait dengan pembinaan warga binaan, Rektor Unmul Prof Dr Abdunnur menyatakan kesiapannya untuk mendukung dari segi keterampilan dan pendidikan.

“Ke depan nya kita juga akan menfasilitasi adanya layanan psikolog yang akan disediakan oleh universitas untuk membantu membangun kesejahteraan psikologis para binaan, sehingga mereka dapat lebih baik dalam proses rehabilitasi,” ungkap Abdunnur.

Rektor juga menegaskan komitmennya untuk merubah mindset dan stigma negatif masyarakat terhadap warga binaan.

“Universitas akan bekerja sama dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas warga binaan, agar mereka siap kembali berkontribusi dalam masyarakat dengan positif,” tutur Abdunnur.

Lebih lanjut ke depannya akan merealisasikan rencana untuk memberikan beasiswa kepada warga binaan yang berprestasi.

Melalui kolaborasi dengan universitas dan Lapas Narkotika kelas IIA Samarinda,

“Program di dalam lapas untuk warga binaan Ini akan menjadi langkah signifikan, dalam memberikan kesempatan kepada mereka yang sebelumnya terputus sekolah, atau tidak menyelesaikan pendidikan tinggi untuk meraih masa depan yang lebih baik,” harap Abdunnur

Secara keseluruhan, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pihak terkait lainnya menjadi kunci dalam upaya pembinaan dan rehabilitasi warga binaan di Samarinda.

Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang erat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan berdaya bagi semua warga, termasuk mereka yang pernah melakukan kesalahan.#

Reporter : Yani|Editor: Hoesin KH

Leave A Reply

Your email address will not be published.