Jalan Simpang Melak – Kota Bangun Rusak Parah, Ini Kata Anggota DPRD Kaltim

BERITAKALTIM.CO- Sudah lebih satu tahun disuarakan, kondisi jalan simpang Melak – Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara belum juga ditangani kerusakannya. Malah akibat dibiarkan terlalu lama, kerusakannya semakin parah.

Menurut anggota DPRD Kaltim Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara (Dapil Kukar), Salehuddin kembali menyampaikan keluhan yang dialami warganya kepada pemerintah. Melihat status jalan tersebut adalah jalan antara kabupaten yang menjadi kewenangn pemerintah provinsi, Salehuddin meminta agar segera dianggarkan perbaikannya.

Keluhan masyarakat akibat kondisi itu, kata dia, pasokan distribusi bahan pokok masyarakat di 6 kecamatan Kukar terhenti. Lantaran itu Salehuddin mengajak pemerintah segera menanganinya.

Salehuddin sudah menyampaikan melalui lembaga legislatif dalam sebuah rapat. Bahkan dia menginterupsi suasana rapat agar masalah jalan rusak itu mendapat perhatian bersama.

“Terhentinya pasokan sembako di 6 kecamatan. Mudahan ini bisa disampaikan, paling tidak ada treatment perbaikan dulu,” ujarnya baru-baru ini saat menyampaikan Interupsi di rapat Paripurna DPRD Kaltim.

Menurut dia, pihaknya sejak tahun 2021 silam telah berkomunikasi dengan pihak Dinas PUPR-PERA Kaltim dan pihak BBPJN Kaltim terkait kondisi jalan tersebut, namun hingga saat ini belum terlihat ada pergerakan di lapangan.

“2021 kami sudah melakukan komunikasi dengan teman-teman PUPR di provinsi terkait ruas jalan Simpang Melak-Kota Bangun ini, dimana sampai saat ini kondisinya luar biasa parah. Sebelumnya kami juga sudah berkomunikasi dengan BBPJN terkait proses treatment perbaikan sementara. Kenapa ini penting? Karena jalan ini menghubungkan 6 kecamatan. Sementara kami komunikasi dengan pemerintah kabupaten, memang bicara kewenangan itu tidak termasuk kewenangan kabupaten,” bebernya.

Untuk itu, Salehuddin meminta kepada dinas terkait agar cepat mengatasi persoalan tersebut, mengingat dampak yang ditimbulkannya sangat besar bagi masyarakat.

“Kami suarakan ini agar ada penanganan UPTD Pemeliharaan Dinas PUPR, supaya proses transportasi lalulintas dan distribusi sembako dan sebagainya bisa dilalui. Ini setiap minggu kecelakaan. Apalagi ini musim hujan, curah hujan cukup tinggi, saya kira ini jadi perhatian kita bersama,” tutupnya. #ADV

dprd kaltimjalan rusakKukarsalehuddin