Tersinggung, Rahmat Tikam Pernjual Obat di Teluk Bayur Samarinda Hingga Tewas

BERITAKALTIM.CO- Seorang penjual obat bernama Suryadi (49) tewas bersimbah darah di sekitar kediamannya Jalan Teluk Bayur, Kecamatan Samarinda Utara. Dia mengalami penganiayaan berat, Sabtu (3/12/2022) sore, sekitar pukul 16.00 Wita.

Pelaku penganiayaan adalah Rahmad Gunawan (22). Pemuda 22 tahun itu tega menghabisi nyawa korbannya dengan menggunakan sebilah senjata tajam.

Kapolsek Sungai Pinang AKP Noordhianto, melalui Kanit Reskrim Iptu Bambang Suheri mengatakan kejadian bermula saat pelaku tersinggung dengan perkataan korban.

“Kemudian pelaku mengambil senjata tajam hingga melakukan penganiayaan,” ucap Bambang saat dihubungi Sabtu (3/12/2022) malam.

Meski begitu, pihaknya masih melakukan penyidikan lebih lanjut. Guna mengetahui ada motif lain. Namun dugaan sementara tersinggung perkataan korban.

Suryadi sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga. Namun nahas, nyawanya tak dapat tertolong. Korban meninggal dunia akibat mengalami luka menganga pada bagian perut.

Mendapat informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP bersama Unit Inafis Polresta Samarinda.

Selain itu, tidak butuh waktu lama, polisi pun turut berhasil membekuk pelaku yang saat itu tengah berupaya kabur di sekitaran Jalan Teluk Kedondong.

“Pelaku kami amankan pukul 17.30 Wita, dari tangannya juga diamankan barang bukti berupa sangkur,” sebutnya.

Rahmad menjalani pemeriksaan lanjutan di Polsek Sungai Pinang. Atas perbuatannya, Rahmad Gunawan diancam dengan Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara. #

penganiayaan berattewas ditikam