Disdik Samarinda Kembali Ingatkan Soal Larangan Membawa Kendaraan Bagi Siswa SD dan SMP

BERITAKALTIM.CO  Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali mengeluarkan Surat Edaran kepada  Sekolah SD-SMP agar melarang siswa siswi nya membawa kendaraan ke sekolah, mengingat usia mereka yang belum memenuhi syarat untuk bisa mendapatkan  surat izin mengemudi (SIM).

Menurut Kepala Disdikbut kota Samarinda Asli Nuryadin, larangan siswa membawa kendaraan bermotor ke sekolah sebenarnya bukan hal yang baru, sebelumnya pihaknya juga sudah pernah mengeluarkan surat edaran serupa, namun ternyata masih banyak orang tua yang mengizinkan anaknya membawa kendaraan sendiri dengan berbagai alasan,’’Dari sekolah sendiri sebenarnya sudah tidak memperbolehkan siswa mereka membawa kendaraan sendiri kesekolah, tetapi ada saja orang tua siswa yang tetap mengizinkan, sebeb itu kenapa kita merasa perlu untuk mengingatkan kembali,’’ucap Asli Nuryadin kepada Media Senin 20/10 2023 lalu .

 

Selama ini orang tua mengizinkan anak mereka membawa kendaraan sendiri, dengan alasan kesibukan, sehingga tidak memiliki waktu untuk mengantar dan menjemput anak mereka bersekolah, sehingga banyak orang tua yang mengabaikan larangan tersebut,’’ Sesuai aturan anak anak dibawah usia 17 tahun yang belum memiliki SIM kan memang tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor, baik itu roda 2 atau roda empat jadi mengacu pada aturannya  edaran tersebut buat, disamping untuk keselamatan anak anak,’’jelasnya

Surat edaran yang beredar Jumat 17 November 2023 bernomor : 100.4.4/12377/100.01 tentang Larangan Siswa Membawa Kendaraan Bermotor ke Sekolah. Edaran tertanggal 16 November 2023 itu ditandatangani Kepala Disdikbud Kota Samarinda Asli Nuryadin, dan ditujukan kepada Kepala SD-SMP di Samarinda.

Ada tiga poin dalam edaran itu. Pertama, membuat edaran melarang siswa membawa kendaraan bermotor roda dua dan roda empat tanpa SIM C. Kedua, mencantumkan larangan membawa kendaraan bermotor dalam tata tertib sekolah. Ketiga, berkoordinasi dengan Polres dan atau Polsek setempat sebaga pembina upacara untuk memberikan penyuluhan alau sosialisasi tata tertib berlalu lintas dan atau melalui kegiatan lainnya.

Surat edaran tersebut dianggap penting untuk mengingatkan kembali kepada orang tua, mengingat dalam beberapa pekan terakhir  terjadi kecelakaan sepeda motor, yang dikendarai oleh  anak usia sekolah SD dan SMP.#

Editor: Husin KH||Adv|Diskominfo Samarinda

Comments (0)
Add Comment