ASN Tidak Pakai Masker Direndam

oleh -1.262 views
Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang.

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota Samarinda berusaha keras menegakkan Peraturan Wali Kota Nomor 43 Tahun 2020 yang mengatur wajib masker dan sanksinya.

Menurut Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, penegakan disiplin bukan hanya kepada warga yang tidak memakai masker, tetapi juga kepada ASN (Aparatur Sipil Negara). Bahkan sanksi kepada ASN yang kepergok tidak memakai masker saat di luar rumah, maka sanksinya direndam di Sungai Mahakam.

“ASN itu mestinya menjadi panutan, Kalau melanggar satu kali disanksi fushup, tapi kalau dua kali direndam di sungai mahakam. Itu kan sekarang posko kedisiplnan warga di kantor Kodim 0901 Jalan Gajah Mada, depannya sungai mahakam,” tutur Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang.

Untuk menegakkan Perwali nomor 43 tahun 2020, Pemkot Samarinda melalui Satpol PP dibantu Polri dan TNIĀ  sudah mulai melakukan razia di tempat-tempat umum. Wali Kota mengingatkan warga agar selalu memakai masker saat berada di luar rumah, termasuk juga para pendukung kandidat calon wali kota peserta Pilkada.

Wali kota mengatakan sudah berkoordinasi dengan Bawaslu untuk bersikap tegas terhadap para calon peserta pilkada dan pendukungnya. Bagi yang tidak mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan pertemuan, dikenakan sanksi.

“Ini jangan sampai ya, acara kampanye calon kandidat menjadi kluster penyebaran covid-19,” ucapnya.

Berbarengan dengan penerapan Perwali tentang kewajiban memakai masker, Polri dan TNI juga melakukan aksi membagi-bagi masker kepada masyarakat. #

Sumber: Kaltim TV, Hardin

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.