Bagi Keluarga di Balikpapan Margriet Ibarat “Malaikat”

oleh -1.139 views
Leslie dan Doni, Keponakan Margriet di Balikpapan.
Leslie dan Doni, Keponakan Margriet di Balikpapan.

BALIKPAPAN, BERITAKALTIM.COM – Makin derasnya pemberitaan Margriet Christina Megawe (60) yang kini dikaitkan dengan kematian anak angkatnya, Angeline (8), membuat keluarga Margriet yang tinggal di Balikpapan mulai angkat bicara. Dua keponakan Margriet masing-masing bernama Leslie dan Doni menyebut tantenya itu bagi keluarga dianggap “malaikat” penolong. Pasalnya, tidak sedikit dari anggota keluarga yang sudah ditolongnya baik dari segi ekonomi maupun pendidikan.

“Saya selama kuliah dibiayai oleh tante saya, karenanya begitu beliau dikaitkan dengan kematian anak angkatnya kami sangat tidak percaya. Kami yakin tante tidak sejahat itu,” kata Leslie kepada wartawan di Balikpapan.

Menurut Leslie, makin gencarnya pemberitaan yang memojokkan Margriet ini membuat seluruh keluarga merasa terhukum. Terlebih banyaknya warga yang ikut beropini dan ikut menyalahkan tantenya membuat keluarga makin resah dan panik. Leslie berharap warga tidak lagi ikut-ikutan menghujat tanpa dasar dan alasan yang jelas.

“Kami sekeluarga saat ini merasa sudah dihakimi dengan berbagai opini yang muncul dipermukaan baik melalui media massa maupun media sosial. Saya dan keluarga berharap masyarakat tidak lagi membuat opini yang menyudutkan tante saya terlebih opini yang disampaikan itu tidak memiliki dasar yang kuat,” tambahnya.

Meski begitu, Leslie mengaku pihak keluarga sepakat menyerahkan kasus ini ke aparat penegak hukum untuk memprosesnya. “Kami sangat menghargai proses hukum yang berlangsung dan kami tidak akan membuat opini apapun untuk mengkounter semua gunjingan warga tapi kami berharap opini warga ini bisa dihentikan dan menyerahkan pada aparat untuk memprosesnya,” kata Leslie menegaskan.

Sementara itu Doni yang ikut menemani Leslie menyebut, terakhir dirinya bertemu Margriet dan Angeline sekitar tahun 2012 saat
mengiuti kejuaran Brigde di Bali. Doni mengaku selama sepekan berada di Bali dirinya menginap di rumah Margriet dan tidak melihat adanya tindakan kekerasan yang dilakukan Margriet. Sebaliknya keluarga tersebut terlihat cukup hangat dan saling menghargai satu sama lain.

Bahkan Angeline sendiri sangat dekat dengan Margriet. “Saat saya menginap di rumah tante saya itu tidak pernah saya melihat
tante saya melakukan kekerasan terhadap Angeline, keluarga tersebut sangat bersahabat dan akrab satu sama lain. Bahkan kemanapun tante Margriet melangkah selalu menuntun Angeline,” aku Doni.

Munculnya dugaan Margriet terlibat peristiwa pembunuhan anak angkatnya tersebut, membuat Doni sanksi. Doni meyakini tantenya tersebut tidak akan melakukan tindakan senekat dan sejahat itu.

“Saya yakin tante saya tidak akan sejahat dan senekat itu terhadap anak angkatnya sendiri, terlebih Tante selama ini diketahui sangat penyayang dan suka menolong sesama,” pungkasnya. #Ahz

No More Posts Available.

No more pages to load.