Banggar DPRD Terkejut, Pemprov Tiba-tiba Usulkan Proyek MYC

oleh -334 views
Wakil ketua DPRD Kaltim, M. Samsun saat ditemui di lantai 6 gedung D. 1/7/2020

BERITAKALTIM.CO- Pembahasan APBD murni tahun 2021 masih fluktuatif, alhasil APBD yang diproyeksi mencapai sekitar Rp9,02 Triliun masih belum terpenuhi. Belum lagi tersebar kabar bahwa pihak Pemerintah Provinsi Kaltim mengusulkan Multi Years Contrak (MYC) pada APBD murni 2021.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, M Samsun mengatakan, kita sedang mencarikan solusi agar hal tersebut bisa dibijaksanai terkait rencana MYC tersebut.

“Mengenai kewenangan, terutama itu terkait proyek jalan negara, menurut pertimbangan kawan-kawan legislatif hal itu harusnya dibiayai oleh APBN. Akan tetapi kalau kita melihat kondisi pertimbangan dari aspek lain, memang beberapa objek yang diusulkan sifatnya urgent antara lain fly over di Rapak Balikpapan dan RSUD AWS Samarinda. Makanya ini sedang kita cari solusinya. Agar hal tersebut bisa dibijaksanai. Pemprov baru mengusulkan MYC itu dan tiba- tiba pas rapat Banggar,” urai Samsun usai rapat Banggar di lantai 1 gedung E, Senin (19/10/2020).

Walaupun demikian, Samsun menegaskan bahwa dirapat paripurna akan diputuskan terkait hal itu.

“Nanti paripurna DPRD yang akan memutuskan itu apakah menggunakan APBD atau APBN. Tetapi pembahasan di Banggar kan sudah ada pro dan kontra. Karena memang mekanismenya belum jalan. Nilai usulan kedua proyek itu kurang lebih Rp500 M. Tapi itu kan untuk beberapa tahun. Dibebankannya nanti per tahun yang perlu dibahas karena MYC kan hanya disetujui di awal, seterusnya hanya akan mengatur cash flow saja,” paparnya.

Terkait dengan waktu pembahasan APBD murni 2021, DPRD Kaltim masih memiliki waktu pembahasan sampai bulan November 2020.

“Masih on the track, kita masih punya waktu sampe akhir november. Kita mengalir saja sesuai dengan jadwal yang kita tentukan limitnya nanti 30 november untuk penandatangan apbd 2021,” pungkasnya. #

Wartawan: Heriman