Belajar Daring Samarinda, Siswa Akan Dapatkan Kuota Gratis

oleh -307 views
Puji Setyowati, Anggota Pansus RP3KP DPRD Kaltim.

BERITAKALTIM.CO-  Sistim belajar dan mengajar melalui daring (dalam jaringan) yang sekarang diterapkan oleh setiap sekolah, tidak berjalan sebagaimana mestinya, terkhusus untuk tingkatan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selain masalah gadget yang belum semua orang tua siswa memiliki gawai yang digunakan untuk belajar online, perihal kuota juga menjadi masalah sekolah melaui daring ini.

Selain itu juga masalah tugas yang dianggap sangat menumpuk dan membebankan orang tua dan siswa.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati mengatakan Komisi IV sudah melakukan hearing dengan pemerintah kota dan pihak penyedia jaringan nasional Telkomsel, berencana untuk memberikan kuota gratis kepada siswa.

“Kami sudah hearing dengan walikota dan Telkomsel dan akan diberikan kuota gratis untuk anak anak SMP dan SD,” kata Puji Setyowati saat ditemui diruangannya, di Kantor DPRD Kaltim, pada Rabu (13/8/20).

Puji sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa penggunaan anggaran Bantuan Opersaional Sekolah (BOS) dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan persoalan orang tua siswa.

“Oleh karena itu tetap memerlukan dana operasional, Dana perawatan dan lain sebagainya. Khususnya belajar daring dari dana bos, kita berharap dana bos bisa menyikapi ini dengan cara bagi orang tua yang tidak mampu, tidak punya alat komunikasi dengan baik, itu harusnya bisa didata dan didiskusikan dengan baik agar mereka bisa dibantu mengenai pemenuhan gadget,” jelasnya.

Politisi partai Demokrat ini menyebut, hal itu sedang dikaji oleh dinas pendidikan dan pemerintah kota. “Mudah mudahan APBD bisa mengkoter itu,” papar Puji.

Diakhir, Puji juga meyakinkan bahwa alokasi dana BOS dari pemerintah pusat, dapat digunakan untuk guru-guru yang mengajar di sekolah swasta. Dan jangan sampai mengurangi hak-hak milik semua tenaga pengajar tersebut.

“Sementara untuk sekolah swasta tetap tidak boleh dikurangi untuk hak nya guru karena Bosda juga ada untuk swasta,” tutupnya. #

Wartawan: Heriman