Besok, Ratusan Eks Karyawan PT MBS Demo Soal Pesangon

oleh -1.362 views

FIRNADI-ICHSAN-300x207TENGGARONG,BERITAKALTIM.com- Persoalan pembayaran pesangon sekitar 800 karyawan perusahaan tambang batu bara PT.MBS yang berlokasi di Desa Bakungan Kecamatan Loa Janan, Kukar diduga masih belum sepenuhnya selesai. Pasalnya, ratusan karyawan yang di PHK tersebut bakal menggelar aksi di DPRD Kukar, Rabu (21/01/2015).

Diketahui, sekitar tahun 2011 silam, PT.MBS merumahkan ratusan karyawan atau sekitar 800 karyawan yang terbagi menjadi dua bagian diantaranya 500 karyawan tambang dalam dan 300 karyawan tambang terbuka yang berlokasi di Desa Bakungan. Persoalan pesangon akibat PHK tersebut sempat ditangani Komisi I DPRD Kukar kala itu. Sempat beberapa kali pertemuan hingga disepakati dan kabar terakhir yang diterima media ini bahwa pada September 2014 lalu merupakan batas waktu terakhir bagi perusahaan terkait proses pembayaran pesangon tersebut.

Anggota DPRD Kukar Firnadi Ichsan yang turut menangani persoalan tersebut kala duduk di Komisi I mengatakan pihaknya mengira pembayaran pesangon tersebut sudah selesai.

“Saya sendiri heran, kok muncul lagi, padahal persoalan itu sudah sekitar 3 tahun lebih dan memang sempat difasilitasi Komisi I waktu itu. Tadi pihak perusahaan dan karyawan sudah menghubungi saya, mereka kira saya masih di Komisi I, saya kira persoalan ini sudah selesai!,” ungkapnya pada Beritakaltim.com, Selasa (20/01/2015) di ruang kerjanya.

Meski demikian lanjutnya, politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini tidak mempersoalkan jika dirinya masih dianggap anggota Komisi I.

“Tetap saya jalin komunikasi dan saya arahkan ke Komisi I tadi. Pihak karyawan menghubungi saya terkait rencana aksi demo Rabu besok. Dan sudah dijadwalkan juga oleh pihak dewan bahwa besok akan diterima langsung untuk difasilitasi lagi,” terangnya.

Firnadi mengatakan, dewan tidak mengetahui apa yang terjadi hingga persoalan tersebut kembali muncul.

“Saya juga tidak tahu apa yang terjadi, karena memang dulu sudah sempat diberi batas waktu untuk perusahaan dalam memproses pembayaran pesangon itu, karena disepakati September 2014 lalu adalah batas terakhir penyelesaian pembayaran pesangon. Tapi kita lihat saja besok (Rabu),” tutupnya.#Adv/pul