Camat Tenggarong Dipukul Diduga Terkait Ilegal Mining, Ini Reaksi FPPPK

oleh -1.621 views
Sekertaris FPPPK, Kholis

BERITAKALTIM.CO- Kasus pemukulan terhadap Camat Tenggarong Arfan Boma oleh oknum diduga terkait penambangan batubara secara ilegal di Kelurahan Mangkurawang Rt 1 Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, menarik perhatian Forum Pemuda Peduli Pembangunan Kalimantan Timur (FPPPK).

Sekertaris FPPPK, Kholis mengecam tindakan tersebut dan meminta pihak kepolisian melakukan pengusutan. Seperti diketahui, akibat dari kejadian 9 Mei 2021 tersebut, Arfan Boma mengalami lecet di areal pelipis.

“Ini masalah tambang yang diduga ilegal, harusnya polisi dan penegak hukum lain yang pro aktif, masa harus menunggu tindakan barbar seperti itu,” tegas Kholis.

Selain itu, FPPPK menilai bahwa para pelaku ilegal mining tidak takut dan kuatir lagi dalam menjalankan bisnisnya, khusus di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Kita bisa lihat secara seksama, para penambang ilegal tidak takut lagi dengan penegak hukum, dalam hal ini dengan bisnis ilegal mereka.  Mereka secara terang-terangan kok. Sekelas pak camat saja dikeroyok sampai luka memar, kita bisa bayangkan kalau masyarakat sipil biasa yang datang menegur, bisa selesai kali,” ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta baik kepada polisi maupun kepada Bupati agar segera menindak tegas penambang batubara ilegal, khususnya di Kukar.

“Kami secara tegas, meminta agar kepolisian dapat mengusut tuntas perkara ini. Kepada bupati kami minta agar turun tangan agar mencegah kerusakan alam yang lebih luas lagi,” pinta mahasiswa Fisip Unmul tersebut. #

Wartawan: Heriman