Debat Calon Wakil Wali Kota Samarinda Berlangsung Besok, Ini 3 Temanya

oleh -489 views
M Najib, komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipan, dan SDM.

BERITAKALTIM.CO- Besok, pada Selasa (10/11/2020) KPU Samarinda akan menggelar debat publik untuk calon Wakil Wali Kota Samarinda. Pada Minggu (8/11/2020) lalu, telah terlaksana rapat koordinasi di Hotel Mercure untuk membahas detail perihal debat. Kala itu, datang Bawaslu Samarinda, Liasion Officer (LO), Kepolisian, EO, dan TVRI.

M Najib, komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipan, dan SDM menyampaikan ada 3 tema yang akan dibahas esok hari. Terdiri atas infrstruktur, narkoba, dan pelayanan publik. Pelaksanaannya sama seperti debat calon wali kota yang lalu, yakni di Hotel Mercure Samarinda.

Tim penyusun terdiri atas 9 orang telah membuat pertanyaan-pertanyaan terkait 3 tema tersebut. Sesi debat akan dibagi menjadi 6 segmen dan tiap paslon akan menjawab 3 pertanyaan di tiap sesi. 60 detik untuk bertanya, 90 detik untuk menjawab.

Pada saat menyampaikan pertanyaan atau visi misi, paslon akan diundi. Hal tersebut dilakukan agar tiap paslon mendapat kesempatan yang sama dan adil. Paslon nomor urut 1 hingga 3 tetap memperoleh porsi yang sama.

Moderator juga jadi hal krusial sebab dia yang akan memandu jalannya debat. Pertanyaan yang sudah disusun baru akan diketahui oleh moderator saat debat berlangsung. Sehingga kerahasiaannya akan dijamin oleh KPU Samarinda.

“Paslon memilih amplop yang telah berisi pertanyaan. Perihal moderator, masih kami keep dulu. Kali ini berbeda dengan moderator di debat sebelumnya. Kisi-kisinya, dia perempuan,” ungkap Najib saat dihubungi Sabtu lalu.

Tamu yang bisa menghadiri debat juga terbatas. Mereka yang bisa memasuki tempat berlangsungnya debat hanya 3 paslon, 6 orang perwakilan dari tim sukses, Bawaslu Samarinda 2 orang, Bawaslu dan KPU Kaltim 2 orang. Tak lupa, KPU Samarinda juga memprioritaskan protokol kesehatan mulai memasuki tempat acara.

“Debat akan disiarkan secara langsung di TVRI dan akun Facebook KPU, serta YouTube seperti debat yang sebelumnya,” tandasnya. #

Wartawan: Hard/*