Demo GMNI Tuntut Ganti Rugi Pembebasan Lahan Jalan Tol Balsam

oleh -265 views
Aksi demo GMNI tuntut ganti rugi lahan jalan tol Balikpapan Samarinda

BERITAKALTIM.CO- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Balikpapan. Mereka menuntut ganti rugi pembebasan lahan jalan tol Balikpapan – Samarinda (Balsam) yang sampai saat ini belum juga diselesaikan.

“Harapan kami jelas, masyarakat mendapatkan haknya karena lahan mereka itu sudah dibangun jalan tol, dan sudah bertahun-tahun hingga jalan tol telah digunakan, belum juga ada kejelasan pembayaran,” ungkap Ketua GMNI Balikpapan, Yosep Wahyudi Sitanggang, Senin (12/4/2021).

Yosep menjelaskan bahwa jalan tol yang difungsikan tersebut sampai sekarang belum terselesaikan pembayaran ganti ruginya. Sengketa tersebut berlangsung sejak 2011 lalu dan sudah pula ada putusan dari Pengadilan Negeri untuk dibayarkan.

“Tapi kenyataannya sampai saat ini masyarakat masih belum mendapatkan apa-apa, akhirnya masyarakat yang kita temui itu bingung, setelah ada putusan pengadilan negeri menetapkan bahwa pembayaran harus segera dilaksanakan,” ungkap Yosep.

Juru Bicara Aksi Meikel Aruan menyampaikan  tuntutan dari masyarakat yang lahannya terdampak di kimoter 23 untuk pembangunan jalan tol agar segera dibayarkan sebagai pergantian ganti rugi lahan.

“Ada 39 persil yang harus dibayarkan nominalnya sendiri sekitar Rp 28 miliar,” ujarnya menggebu di sela-sela aksi.

Disampaikanya, meski telah ditetapkan Pengadilan untuk dilakukan ganti rugi lahan, tetapi hingga saat inj belum juga dibayarkan karena belum ada surat pengantar dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Di Pengadilan sudah ditetapkan bahwa BPN harus membayarkan ganti rugi lahan kepada warga. Namun Pengadilan belum bisa mencairkan dana itu karena belum ada surat pengantar dari BPN,” paparnya ketika ditemui awak media.

Meikel akan mengawal hingga pembayaran ganti rugi lahan yang masuk kawasan hutan lindung itu sampai terbayarkan dan diterima oleh warga.

Belasan mahasiswa GMNI yang melakukan aksi di depan Kantor DPRD ditemui oleh Anggota Komisi I, Andi Arif Agung. Sempat terjadi perdebatan perihal keinginan mahasiswa, mereka minta didatangkan pihak BPN agar dapat menemukan titik temu persoalan pembayaran lahan ganti rugi jalan tol tersebut. #

Wartawan: Thina