Dewan Dukung Kenaikan UMK untuk Peningkatan Kesejahteraan Karyawan

oleh -115 views
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa.

BERITAKALTIM.CO- Upah Minimum Kota (UMK) Balikpapan tahun 2022 rencananya mengalami kenaikan meski belum mengetahui berapa kisaran kenaikannya.

Kenaikan UMK ini mendapat dukungan dari pihak legislatif. UMK di kota Balikpapan setahun terakhir ini memang tidak mengalami kenaikan karena kondisi pandemi Covid-19 cukup berdampak negatif pada dunia industri, pengusaha dan pekerja.

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa, menyampaikan bahwa kenaikan UMK akan meningkatkan kesejahteraan bagi karyawannya tetapi harus diimbangi denga neraca keuangan masing-masing perusahaan.

Termasuk ketetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang menjadi dasar UMK di kota minyak.

“Silakan saja UMK naik. Memang perlu juga naik. Tapi tetap tidak memberatkan baik pengusaha maupun pekerja. Nilai UMK-nya semoga memuaskan kedua pihak itu,” ujarnya kepada wartawan baru-baru ini.

Saat ini, lanjut Taqwa, relaksasi ekonomi dari pemerintah setempat sudah membuka kesempatan bagi para pengelola tempat usaha. Meski masih ada pengaturan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 saat ini. Namun ekonomi secara umum di Balikpapan mulai sedikit merangkak naik.

“Ekonomi mungkin sudah naik sedikit. Intinya kami dukung UMK naik. Soal berapa nilainya itu dinas terkait yang tahu. Tapi mungkin belum bisa banyak karena ini masih dalam masa pandemi Covid-19,” tuturnya lagi.

Secara terpisah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan, Ani Mufidah memperkirakan UMK tahun 2022 akan naik. Sebab kota ini sudah memenuhi syarat penyesuaian UMK. Yakni rata-rata pertumbuhan ekonomi setempat yang lebih tinggi dari provinsi dan angka inflasi yang masuk kategori rendah.

“Jadi Balikpapan naik, tapi naiknya tunggu UMP dulu. Perhitungannya dari rata-rata batas atas dan batas bawah UMP. Termasuk mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi setempat. Jangan juga UMK tinggi tapi pertumbuhan ekonominya rendah,” tambahnya. #

Wartawan: Thina

No More Posts Available.

No more pages to load.