Dewan tak Menyetujui Sekolah Buka Belajar Tatap Muka Langsung

oleh -631 views
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa

BERITAKALTIM.CO- Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Muhammad Taqwa menanggapi  berita mengenai adanya salah satu sekolah swasta di Balikpapan  secara sembunyi-sembunyi mengadakan kegiatan belajar di kelas sekolah. Dia tidak mendukung kegiatan tersebut, karena sudah bertentangan dengan aturan protokol kesehatan.

Sebelumnya diberitakan, ada sekolah yang melakukan kegiatan belajar dan mengajar di Balikpapan secara tatap muka seperti keadaan normal sebelum pandemi Covid-19 melanda. Para siswa diminta datang, namun tidak mengenakan seragam sekolah agar tidak menarik perhatian.

Muhammad Taqwa menyebutkan, status Kota Balikpapan pada masa pandemi covid-19 sampai bulan Oktober 2020, masih berada di zona oranye, sehingga belum bisa dianjurkan untuk adanya kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah.

Taqwa mengatakan, intinya  tetap berada pada kesadaran masyarakat. Sedangan pelaku penyelenggara pendidikan seharusnya patuh terhadap protokol kesehatan karena zona di Balikpapan belum aman.

” Seharusnya pihak penyelenggara harus perhatikan protokol kesehatan,” ucapnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2020).

Kita tidak bisa membayangkan ketika anak  usia sekolah terpapar dan tidak mendapat perhatian khusus akibat tatap muka di dunia pendidikan. Ia menyebut bagaimana bentuk penanganannya, karantinanya dan juga bentuk pemulihannya.

“Ini bukan orang dewasa dan butuh perhatian khusus jika anak terpapar,” jelasnya.

Ini perlu menjadi perhatian khusus, ia mengatakan sebagai mitra pendidikan dan atas nama Komisi IV DPRD Kota Balikpapan dia betul betul memperhatikan kondisi saat. Ketika kondisi sudah aman memungkinkan untuk belajar mengajar tatap muka langsung pihaknya juga menginginkan situasi normal lagi.

“Sekali lagi anak anak kita, adik adik kita, siswa yang masih di bawah umur sangat rentan terhadap covid-19. Karena mereka belum paham seperti apa protokol kesehatan yang benar semisal jaga jarak , masker, cuci tangan yang benar,” tegas politisi Gerindra ini.

“Sekali lagi saya mohon pemerintah bisa edukasi langsung bagi penyelenggara pendidikan untuk memperhatikan protokol kesehatan dan sekali lagi kami tidak setuju diadakan pelajaran tatap muka langsung,” pungkasnya. #

Wartawan: Thina