DPRD Kota Balikpapan Ajak Keluarga Vaksinasi Booster

oleh -225 views
Anggota komisi II DPRD kota Balikpapan Muhammad Najib saat vaksinasi.

BERITAKALTIM.CO- DPRD Kota Balikpapan beserta keluarga dan Seketariat DPRD Balikpapan melaksanakan vaksinasi covid-19 dosis lanjutan ketiga atau booster sebagai upaya mendukung penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Dinas Kesehatan kota Balikpapan memfasilitasi sebanyak 160 vaksin pfizer dosis lanjutan booster untuk kelurga besar Seketariat dan Anggota DPRD Kota Balikpapan, di Ruang Rapat Paripurna DPRD kota Balikpapan, Jalan Jendral Sudirman, Balikpapan, Minggu (16/1/2021).

Vaksinasi ini diikuti oleh seluruh anggota DPRD kota Balikpapan beserta keluarga dan Seketariat DPRD Balikpapan. Meskipun ada beberapa keluarga yang tidak bisa divaksin karena belum memenuhi persyaratan seperti jarak vaksinasi dosis kedua harus lebih dari 6 bulan.

Seperti Anggota Komisi IV DPRD kota Balikpapan Suryani, berangkat sendiri ke kantor karena anggota keluarga belum memenuhi persyaratan vaksinasi jadi tidak ada yang ikut vaksinasi. “Info Bu Dio persyaratannya harus 6 bulan. Mungkin nanti menyusul,” jelasnya ketika ditemui seusai vaksinasi lanjutan dosis ketiga atau booster.

Setelah beberapa menit divaksin, Suryani merasakan hal yang berbeda, tidak seperti vaksinasi dosis satu dan kedua. “Booster ini terasa perih-perih sedikit. Mudah-mudahan setelah di vaksin booster ini tidak ada keluhan lain-lain, semoga sudah kebal dengan covid-19,” katanya kepada awak media.

Suryani menghimbau kepada masyarakat terutama lansia, tenaga kesehatan, pekerja rentan seperti wartawan agar ikuti program pemerintah.” Jangan takut divaksin, Ayo vaksin, kita jaga tubuh kita agar tidak ada lagi covid-19 di Balikpapan,” ucapnya.

Berbeda dengan anggota Komisi II DPRD kota Balikpapan Muhammad Najib, setelah beberapa menit divaksin dosis lanjutan atau booster belum merasakan keluhan apa-apa.

Najib panggilan akrabnya mendukung program pemerintah dengan melakukan vaksinasi covid-19 dosis lanjutan ketiga atau booster. Dalam hal ini pemerintah  memperhatikan kesehatan masyarakat dengan mengratiskan kembali vaksin dosis lanjutan ketiga atau Booster.

“Kita sebagai dewan sebagai pengawas dalam pelaksanaan terutama masyarakat bisa terakomodir semuanya,” jelasnya seusai vaksinasi.

Najib menyampaikan, jika ada ditemukan calo yang mengatasnamakan vaksinasi berbayar, wajib untuk dilaporkan. “Mari kita awasi itu,” katanya.

Najib menghimbau kepada masyarakat Balikpapan terutama nakes, lansia, pelayanan publik, pemerintah agar sadar diri mengikuti program vaksinasi ini.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Alwiati mengatakan, dari hasil screening masih banyak yang belum memenuhi syarat.

“Masih ada yang belum mendapatkan vaksin dosis ke dua, ada juga waktunya belum memenuhi standar penyuntikan dosis ke tiga,” jelasnya.

Alwi sampaikan untuk persyaratan penerima vaksin lanjutan ini minimal harus 6 bulan setelah mendapatkan vaksin dosis ke dua.

“Kami harap seluruh anggota dewan dapat mengikuti vaksinasi dosis lanjutan ini. Termasuk security, pegawai dan staf di Sekretariat DPRD sehingga mereka terbentuk herd immunity, ” ujarnya. #

Wartawan: Thina

No More Posts Available.

No more pages to load.