Dukung PPKM, Dewan Sarankan Pedagang Ubah Sistem Jualan

oleh -302 views
Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh S.sos

BERITAKALTIM.CO- DPRD Kota Balikpapan menyetujui kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kota itu.

“Terkait surat edaran wali kota soal pembatasan tolong didukung,” ujar Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh, Kamis (14/1/2021).

Dijelaskannya, dengan adanya kebijakan PPKM, maka penerapan pembatasan kegiatan masyarakat akan dilakukan di antaranya pembatasan jam operasional di rumah makan, restoran ataupun kafe.

Sesuai aturan hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 19.00 Wita untuk memberikan layanan makan dan minum di tempat.

Selanjutnya, dari pukul 19.00 hingga 22.00 Wita, pemilik rumah makan, restoran atau kafe, hanya diperbolehkan untuk melayani pesan antar atau take away. Sedangkan pukul 22.00 Wita seluruh rumah makan, restoran atau kafe harus tutup.

Abdulloh meminta agar pengusaha dan pedagang bisa mengubah pola usahanya agar perekonomian di Kota Balikpapan bisa berjalan dengan normal.

“Diubah sistem jualannya saja, yang biasanya buka usaha di malam hari, polanya dibalik. Agar ekonomi kecil tetap jalan,” tuturnya.

Ia juga menyadari konsekuensi jika kebijakan PPKM ini diberlakukan oleh pemerintah kota, konsekuensi yang diterima bukan hanya berskala lokal ataupun nasional, melainkan juga dunia.

Apalagi sejumlah negara juga memutuskan kembali memberlakukan lockdown seperti Jerman. PPKM ini diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19.

“Hanya saja di sana semua pelaku usaha dibantu negara karena negaranya kaya tapi penduduknya tak begitu banyak, tetapui kebijakan PPKM di Balikpapan juga tidak selamanya, hanya berlaku 14 hari. Jadi masyarakat bisa tahan diri dulu,” tutupnya. #

Wartawan: Thina