FIFA Vonis 45 Pesepakbola Laos Karena Match Fixing Piala AFF 2020

oleh -337 views

BERITAKALTIM.CO- Terlibat match fixing, 45 pemain Laos secara resmi mendapatkan sanksi berat dari FIFA. Laporan dari thmeythmey menyebutkan jika 45 pemain Laos terkena sanksi seumur hidup.

Sanksi tersebut dijatuhkan pada 7 Januari 2022 oleh Sekretaris Jenderal FIFA, Kanya Keomany di Laos.

“45 pemain yang terlibat matchfixing dan berdampak buruk pada sepak bola Laos itu termasuk para pemain timnas yang berlaga di ajang internasional,” tutur Keomany.

Sanksi berat seumur hidup yang dijatuhkan oleh FIFA pada para pemain Laos ini diterima usai kontroversi yang terjadi di Piala AFF 2020 silam.

Match fixing adalah pengaturan pertandingan sehingga memunculkan skor atau hasil yang diinginkan. Match fixing bisa terjadi di sepak bola, bulu tangkis, atau olahraga mana saja.

Di Indonesia, skandal match fixing yang pernah terungkap dan diekspose media terjadi di sepak bola dan bulu tangkis. Tujuan dari match fixing tak lepas dari judi.
Bandar maupun petaruh di dunia judi, akan mengatur hasil pertandingan untuk mendapatkan keuntungan. Ada pula pengaturan pertandingan agar ke depannya tidak bertemu dengan tim kuat.

Tak Akan Dipakai

Mengenai pemain Laos, usai mendapatkan sanksi berat semumur hidup dari FIFA tersebut, para pemain itu disebut tak bakal dipanggil dan ikut serta membela Laos di ajang internasional.

Khampheng Vongkhanty, Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Laos (LFF) menyebutkan jika ke-45 pemain tersebut telah menghancurkan masa depan mereka sendiri dan tak bakal dipanggil untuk membela timnas Laos di ajang apapun di masa yang akan datang. #

Wartawan: Charle

No More Posts Available.

No more pages to load.