Film “Kanak Kembar” Karya Anak Kutim Tayang di Viu Short!

oleh -321 views
Suasana Launching Film VIU Short! berjudul "Kanak Kembar" di ruang konverenai video, Kantor Dinas Kominfo Perstik Kutim, Rabu (29/7/2020) sore. (Wahyu Pro Kutim) 

SANGATTA, beritakaltim.co – Viu Short! Layanan streaming video pan-regional over the top (OTT) dari PCCW Media Group, Season 2 akhirnya melaunching film pendek karya anak Kutai Timur (Kutim), Rabu (29/7/2020) sore. Film itu berjudul “Kanak Kembar”. Pemutaran perdana film secara virtual itu disaksikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Kutim Suroto bersama Kepala Diskominfo Perstik Suprihanto dan jajarannya. Serta para pemain film Kanak Kembar dan tamu undangan lainnya, di ruang Konverensi Video, Kantor Dinas Kominfo Perstik Kutim,

“(Film) Ini hal yang luar biasa, bisa menjadi motivasi. Mudah-mudahan hasil karya ini bisa dicontoh adik-adik berikutnya,” ungkap Suroto.

Suroto mengapresiasi para muda-mudi Kutim yang mampu menciptakan karya film terbaiknya. Bahkan mampu tampil di skala nasional hingga di seluruh didunia melalui chanel aplikasi Viu. Tentunya ke depan Pemkab Kutim melalui Dinas Kominfo Perstik Kutim bakal mengkoordinir, bahkan memfasilitasi kegiatan positif seperti ini. Sehingga anak-anak Kutim bisa berkarya mengharumkan nama daerah.

“Kutai Timur ini merupakan wilayah yang luar biasa, potensi yang dimiliki sangatlah banyak. Mulai pariwisata, budaya serta sejarahnya. Semua itu bisa dibuat karya-karya film pendek. Kami akan memfasilitasi, untuk menggelar even hingga dilombakan. Agar bisa menampilkan karya-karya anak Kutim,” bebernya.

Terakhir Suroto juga mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Viu Shorts! tersebut. Sebab bisa memfasilitasi anak-anak Kutim yang memiliki bakat, talenta dan hobi di bidang tersebut. Sehingga dapat menjadi peluang bagi mereka untuk mengembangkan ide atau aktivitas kreatif. Baik dibidang kreator video maupun bagi penggiat media sosial hingga pariwisata.

Perlu diketahui, karya anak Kutim berjudul “Kanak Kembar” merupakan film yang mengangkat kepercayaan suku Dayak Kenyah. Mengisahkan mitologi bahwa setiap anak yang lahir memiliki kembaran seekor buaya. (hms7/hms3)