Forkopimda Rapat Terkait Penolakan Pemuda Batak Bersatu

oleh -620 views
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari seusai Rapat bersama Forkopinda Di Ruang vip Pemkot Balikpapan.

BERITAKALTIM.CO- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Balikpapan beserta OPD menggelar rapat dalam rangka mengantisipasi permasalahan yang mungkin  akan timbul terkait adanya rencana pembentukan Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) di Balikpapan, yang mendapat penolakan dari kelompok Ormas Daerah Kalimantan Bersatu Kalimantan Timur.

Seusai rapat yang digelar di Ruang VIP Kantor Walikota Balikpapan, Rabu (10/3/2021)., Wakil Ketua DPRD Balikpapan Subari mengatakan, pemerintah akan mengundang Pemuda Batak Bersatu (PBB ) terkait pembentukan itu, setelah itu akan duduk dan dibicarakan bersama.

“Mudah-mudahan ada solusinya. Intinya kami minta tolong, agar Ormas daerah bisa menahan diri untuk tidak melakukan tindakan, karena pemerintah akan fasilitasi dan mudahan ada win solution untuk wilayah Balikpapan,” ucap Subari di depan kantor pemerintah kota Balikpapan.

Dijelaskannya, hal ini ini sangat penting untuk menjaga Balikpapan tetap kondusif. Sebenarnya pihak organisasi massa PBB  baru mengajukan pembentukan di Balikpapan. Organisasi ini berpusat di Bekasi dan pengurus provinsi berada di Balikpapan.

Tetapi ormas daerah Kalimantan menolak adanya organisasi yang membawa suku itu di Balikpapan. Sedangkan pemerintah Balikpapan hanya memfasilitasi untuk mengantisipasi permasalahan yang timbul.

“Surat belum ada, Pemerintahan Balikpapan belum mengeluarkan (Surat,Red),” ujarnya

Sementara itu,  Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan, rapat  dihadiri semua pimpinan daerah dan ada 3 keputusan yang disampaikan, pertama Forkopimda menghargai aspirasi yang berkembang terutama di ormas-ormas.

Kedua akan mempertemukan mereka yang melakukan penolakan maupun yang akan meresmikan organisasinya untuk dilakukan pertemuan bermusyawarah untuk mencapai kesepakatan.

“Dan ketiga dalam rangka untuk menjelang pertemuan, kedua pihak diminta menahan diri yang menjunjung tinggi persatuan kesatuan dan tidak melakukan aksi-aksi yang merugikan kita bersama,” jelas Rizal Effendi usai pres rilis covid-19.

Bahkan dalam rapat ini tidak ada Ormas yang diundang, karena pihaknya akan mengundang PBB, setelah itu baru mempertemukan Ormas yang melakukan penolakan.

“Sementara untuk pertemuannya akan segera kami jadwalkan,” ungkapnya. #

Wartawan: Thina