Gagal Maju Pilkada 2020, AHB Imbau Masyarakat Jangan Golput

oleh -180 views
Konferensi pers Ahmad Basir untuk mensukseskan Pilkada Balikpapan.

BERITAKALTIM.CO- Langkah Ir. Ahmad Basir sebagai calon Wali Kota Balikpapan dalam pemilihan kepala daerah Kota Balikpapan (Pilkada) tahun 2020 terhenti, karena gagal dalam mengusung partai politik saat pendaftaran Pilkada 2020.

Konferensi pers pun digelar di Gedung Ungu Jalan ZA. Maulani Kelurahan Sungai Nangka Balikpapan Selatan, Selasa (15/09/2020).

Dalam konferensi pers itu, AHB bersama Ketua Partai NasDem Balikpapan Rizal Effendi dan Ketua Partai Hanura Balikpapan, Syarifuddin Oddang, menyampaikan terima kasih atas loyalitasnya sampai hari ini dan memohon maaf atas terhentinya perjuangan ini karena kenyataannya memang demikian adanya.

“Untuk itu pada hari ini kami menyatakan mengakhiri perjuangan politik kita untuk menuju pemimpin daerah kota balikpapan, mengingat sesuai ketentuan yang ada sudah tidak memungkinkan lagi saat ini,” kata Ahmad Basir.

AHB mengatakan, sejak awal proses untuk menuju pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan tahun 2020 ini, dia berniat untuk ingin mengabdi kepada Kota Balikpapan.

“Niat baik kita tidak boleh terhenti karena halangan politik saat ini. Arah perjuangan kita ubah. Dari perjuangan politik menjadi pengabdian masyarakat sesuai kemampuan kita dan batas-batas kewajaran yang diizinkan secara hukum. Karena perjuangan kita dari awal bukan semata karena latar belakang kepentingan politik Pilkada tetapi lebih pada niat baik untuk saling menolong dalam rangka memajukan kota tercinta,” ujar Ahmad Basir.

Menurutnya, partai yang sebelumnya mendukung yakni tiga kursi dari partai Nasdem, dua kursi dari partai Hanura, tiga kursi dari partai PPP, satu kursi dari partai Perindo, satu kursi dari partai PKB. Sebenarnya, dari syarat pencalonan sudah mencukupi dengan 10 kursi yang sudah siap berkomitmen untuk mengusung selaku calon Wali Kota Balikpapan dan itu sudah tertuang bersama di tingkat Kota.

“Inilah proses politik, dinamika politik ternyata akhirnya pada saat pendaftaran ternyata ada beberapa partai politik yang meninggalkan komitmen koalisi yaitu partai PKB, PPP dan Pelindo,” paparnya.

Semua ini merupakan pembelajaran untuk berjuang kedepan, karena sesungguhnya berjuang itu bukan hanya sekedar kapan memperjuangkan hak orang banyak dan kapan berjuang untuk kepentingan diri sendiri dan masyarakat, tapi pada intinya adalah ingin mengabdikan diri untuk masyarakat Kota Balikpapan.

“Inilah yang menjadi dasar kami untuk masuk ke gelandang politik untuk ikut dalam kontestasi, ternyata sampai batas waktu perpanjangan kami belum berhasil mencukupi kursi sehingga tidak bisa maju (Pilkada, Red),” tuturnya.

Selain itu juga, AHB menghimbau kepada seluruh teman, sahabat, para relawan dan seluruh lapisan masyarakat untuk mensukseskan Pilkada kota Balikpapan.

“Kami imbau jangan golput, tapi datang ke TPS karena di TPS memberikan ruang buat kami semua masyarakat, karena ini adalah pemilihan kepala daerah,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPD Nasdem Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan warga kota tetap cinta kepada kami semua.

“Kami tetap tegak dan mensukseskan Pilkada 2020, tetap berjuang, bersatu,”ucapnya.

Walaupun demikian, masyarakat sudah mengetahui apa yang dilakukan AHB kepada masyarakat.

“Tanpa Pilkada pun beliau tetap akrab kepada masyarakat untuk membantu masyarakat dan itu tidak di miliki oleh semua orang, salah satu pengusaha yang kami berikan penghargaan dalam penanganan Covid 19 karena aktif sekali dalam membatu masyarakat tanpa tujuan Pilkada ,” pungkasnya. #

Wartawan: Thina