“Gudeg Pawon” Diserbu Pembeli Saat Pandemi, Ini Kisahnya

oleh -541 views
Kemasan Gudeg Pawon Eva.

BERITAKALTIM.CO- Saat beberapa restoran besar harus menutup gerai lantaran sepinya pengunjung, namun tidak dengan Gudeg Pawon, kedai yang menyuguhkan berbagai menu rumahan ini, justru jadi sasaran konsumen kuliner Kota Samarinda.

Alhamdulilah di tengah pandemi ini, jualan tetap rame,” tutur Eva, owner Gudeg Pawon kepada beritakaltim.co.

Menurutnya meski ada rasa kuatir lantaran pandemi covid-19 yang sudah terjadi selama setahun ini, ia tetap berusaha optimistis bisnis kuliner tetap dibutuhkan warga. Sebab itu ia mulai buat berbagai promo dan bekerja sama dengan beberapa pihak, guna menarik minat pembeli.

Eva kemudian berbagi kiat mengatasi bisnisnya selama pandemi. Awalnya saat merintis Gudeg Pawon dia menerapkan harga standard. Tapi setelah itu, untuk menarik minat pembeli, Eva bikin promo salah satunya paket serba Rp10 ribu.

“Terus kita juga suka bikin paket yang disesuaikan dengan momen, seperti perayaan imblek kemarin kita bikin paket imlek,” cerita ibu berparas cantik ini ceria.

Menekuni dunia kuliner memang bukan hal yang baru buat Eva, jadi tidak heran iya begitu kreatif dalam menyanyikan menu-menu di gerainya.

“Kadang pengen kayak orang, minggu bisa libur, tapi gimana? Saya gak mau konsumen kecewa, jadi harus turun langsung memastikan pesanan siap dengan rasa yang sesuai. Alhamdulilah ya jadi harus sibuk terus,” ujarnya seraya tertawa.

Menurutnya penyajian menu itu penting, makanya selain menyiapkan menu utama Gudeg khas Yogya, dia juga menyiapkan menu rumahan, tiap hari berubah.

“Kita gak mau dong nyuguhin pelanggan menu yang itu-itu aja, jadi selain gudeg yang selalu siap tiap hari, ada menu lain tiap hari berubah,” ungkapnya.

Selain membuka gerai Gudeg Pawon di Jalan Aw Syahrani Gang 1 No 57 Samarinda. Dia juga buka 3 gerai lainnya, salah satunya yang sudah berjalan di UKM Center Jalan Gatot Subroto.

“Alhamdulilah kalau yang di UKM center dah jalan, selebihnya kita masih cari lokasi yang pas,” imbuhnya.

Diceritakan Eva untuk bisa tetap eksis di usaha kuliner, selain kreatif juga harus rajin menjalin sillahtuhrahmi, aktif diberbagai kegiatan.

“Sillaturahmi itu membuka rezeki, jadi harus tetap dijaga, kita kan gak tau dengan siapa rezeki kita dititipkan. Jadi harus sering bertemu banyak orang,” jelasnya.

Selain Gudeg Pawon, Eva sebelumnya juga sudah membuka jenis kuliner lain, misalnya Dapur Kiki. Namun sekarang ia lebih fokus ingin membesarkan usaha barunya.

“DapurKiki kan sekarang sudah dipegang anak sulung saya Kiki, jadi saya fokus di Gudeg pawon,” terangnya.

Selain membuka gerai, Eva juga menjual produk kulinernya secara online. Hasilnya ternyata kebih efektif, karena dalam hitungan detik infornasi sudah tersebar luas.

“Saya suka main di IG dan di facebook, alhamdulilah deh kalo pas bikin promo gitu kadang cuma setengah jam diposting dah langsung habis,” tutupnya. #

Wartawan: Rukiah