Hari Kesehatan, Masyarakat Diajak Tepuk Tangan Serentak

oleh -84 views
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menyampaikan sambutan peringatan Hari Kesehatan Nasional di Aula Pemkot Balikpapan.

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota Balikpapan menggelar kegiatan tepuk tangan serentak selama 56 detik pada pukul 13.00 Wita dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56, Kamis (12/11/2020).

Pemerintah Kota juga menyerahkan santunan dari Kementerian Kesehatan kepada keluarga pahlawan covid-19 (Alm Dr. Sriyono) yang meninggal dalam tugas penanganan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga kesehatan yang berjuang untuk merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Di mana ada 3 tenaga medis di Balikpapan yang sudah gugur dengan status positif Covid-19.

“Sebagai bentuk apresiasi kita kepada para tenaga kesehatan dan masyarakat yang melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, mari sejenak kita bersama melakukan tepuk tangan pada 12 November 2020 pukul 13.00 Wita selama 56 detik,” jelasnya kepada wartawan Beritakaltim.co di aula pemerintah kota Balikpapan.

Tema yang diusung di Hari Kesehatan ini “Satu kan tekad menuju Indonesia Sehat” dengan sub tema Jaga Diri, Keluarga dan Masyarakat, Selamatkan Bangsa dari Pandemi Covid-19.

Sejumlah kegiatan dalam Hari Kesehatan Nasional di Balikpapan yakni diantaranya Mou penelitian kesehatan dengan Dekan Uniba, pemberian penghargaan kepada pekerja, Pemberian santunan keluarga pejuang covid, Parade konvoi ambulan, Pembagian masker, Seminar kesehatan, wisata kesehatan, lomba kebugaran dan ziarah makam pejuang Covid.

Tema yang diusung di Hari Kesehatan ini “Satu kan tekad menuju Indonesia Sehat” dengan sub tema Jaga Diri, Keluarga dan Masyarakat, Selamatkan Bangsa dari Pandemi Covid-19.

Dijelaskannya, tema ini merupakan seruan kepada seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat untuk terus berjuang keras menyelamatkan bangsa di masa pandemi Covid-19.

Slogan tersebut dipilih untuk mengajak masyarakat agar tidak putus asa, tidak menyerah dan tidak kendor dalam menjaga kesehatan diri demi mewujudkan Indonesia Sehat.

“Slogan ini harus terus digaungkan sehingga masyarakat bisa mandiri menjaga kesehatan dengan perilaku hidup sehat dan selalu menerapkan protokol kesehatan,“ tuturnya.

Dio berharap dalam momen peringatan ini, pentingnya menjalankan protokol kesehatan di masyarakat. Mengingat sejumlah ahli mengatakan meski vaksin nantinya sudah ditemukan, pola interaksi kehidupan tetap harus mengikuti kebiasaan baru seperti sekarang ini.

Dio juga menambahkan bahwa dalam peringatan HKN ini pihaknya juga memberikan penghargaan kepada pahlawan kesehatan di Balikpapan yang gugur di masa pandemi Covid-19.

“Kami juga menyerahkan santunan Rp 300 juta dari Kementerian Kesehatan RI kepada keluarga almarhum dr Sriyono yang meninggal dalam tugasnya penanganan Covid-19.

Di Balikpapan terdapat tiga tenaga kesehatan yang meninggal dalam tugas menangani pasien Covid-19,” tambahnya. #

Wartawan: Thina