Hindari Antrean, Bayar Pajak Harus Tepat Waktu

oleh -1.297 views

20ANDI FAISAL ASSEGAFwebSAMARINDA,BERITAKALTIM.com– Meskipun dengan antre yang cukup panjang, bukti kesadaran masyarakat Kaltim dalam membayar pajak kepada daerah terlihat dari membludaknya pembayar Wajib Pajak (WP) di tiap Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan patut diacungi jempol.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Andi Faisal Assegaf mengapresiasi kesigapan masyarakat Kaltim dalam memberikan kontribusi kepada daerah. Menurutnya, ratusan warga yang memenuhsesaki KPP setiap hari menjadi bukti, bagaimana taatnya warga Kaltim dalam menyokong pendapatan daerah melalui pajak.
“Memang sebagai warga negara yang baikĀ  kita wajib membayar pajak. Slogan ‘orang bijak taat pajak’ di Kaltim bukan isapan jempol belaka,” kata Andi Faisal.
Namun, problema yang terjadi dilapangan ialah, antre panjang yang terjadi justru membuat masyarakat kebingungan saat melakukan urusan administrasi di kantor PPH. Laporan dari masyarakat menyebutkan, jika terkadang warga harus antre selama satu hari penuh namun belum juga terlayani. Hal ini terjadi karena, banyaknya warga yang harus mengantre sehingga banyak juga warga yang tak terlayani menjelang kantor tersebut tutup.
“Banyak yang datang sedari pagi namun mendapat nomer antrean jauh, karena sudah keduluan oleh warga lainnya,” kata Andi Faisal lagi.
Legislator partai Demokrat ini berpendapat, jika perihal tersebut terjadi karena mindset atau pola pikir masyarakat Indonesia memang suka melakukan pembayaran atau pelaporan apapun di batas akhir. Belum lagi jumlah warga yang terdata mencapai lebih dari 200 ribu orang. Bayangkan jika sehari WP yang ingin membayar mencapai 300an orang, selain antrean yang membludak tentu saja tak semua bisa terlayani dalam satu hari kerja.
“Bayangkan jika ratusan WP yang hari ini belum selesai harus mengulang pada keesokan harinya, sementara masih ada ratusan lagi yang siap membayar pada esok hari, otomatis warga semakin menumpuk,” terang Andi Faisal.
Solusi akan hal ini ialah, lanjut Andi Faisal, antrean bisa berkurang jika masyarakat mau membayar tepat waktu sesuai dengan tanggal tercetak di surat wajib pajak masing-masing. Sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membayar pajak di saat-saat akhir perlu ditekankan lagi kepada masyarakat. Jadi, masyarakat tahu bagaimana cara membayar pajak dengan nyaman tanpa harus berdesakan dengan ratusan orang lainnya.
“Harusnya sosialisasi kepada mayarakat Kaltim harus lebih digalakkan lagi. Mengingat banyaknya warga yang sadar akan membayar pajak, namun kebiasaan melakukan di akhir periode,” kata Andi Faisal. (adv/tos/oke)

Teks foto: 20andi faisal assegaf

No More Posts Available.

No more pages to load.