HM Aswin: Pembahasan RTRW Menyesuaikan Perkembangan Daerah

oleh -541 views
HM Aswin, Kepala Bappeda Kaltim.

BERITAKALTIM.CO— Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada waktu lalu melaksanakan Konsultasi Publik revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pada Kamis lalu (22/10/2020) di Pool Terrace Hotel Aston, Samarinda. Pembahasan revisi perda tersebut terutama dilakukan dalam rangka menyongsong Ibu Kota Negara (IKN) yang telah ditetapkan di Bumi Etam.

Kepala Bappeda Provinsi Kaltim Prof Dr. Ir. H. M. Aswin, MM mengatakan, bahwa pihaknya mendukung penuh pembahasan yang didorong oleh pusat tersebut. Kepada awakmedia, dia menjelaskan bahwa Bappeda selalu berkoordinasi dan memberikan data-data Geospasial yang berkaitan dengan kebutuhan revisi Perda tata ruang tersebut.

“Kontribusi Bappeda itu apa yang ada dalam peta dan kemudian hasil kajian lapangan itu yang dilakukan, ditambah saran dan pendapat mengenai batas wilayah dan tumpang tindih lahan yang berkaitan,” ucap Aswin saat diwawancarai via telepon, Jumat sore (23/10/2020).

Terkait waktunya, Aswin pun mengapresiasi bahwa pembahasan dilakukan sesuai jadwal atau on track. Meskipun ia mengatakan bahwa idealnya pembahasan bisa dilakukan secara perlahan namun tepat sasaran, yaitu menyesuaikan dengan bagaimana kondisi tata ruang yang selalu berubah-ubah.

“Kita tidak perlu menganggap itu lama atau cepat, karena penetapan perda tersebut tidak bisa saklek ketika kita menetapkan satu ketentuan yang detail,” ucap Aswin

Terkait isinya. Ia berharap bahwa stakeholder terkait juga memperhatikan bagaimana perkembangan tata ruang perkotaan. Ia menilai karakter ruang tata perkotaan di Indonesia berbeda dengan negara-negara persemakmuran (Commonwealth) seperti Malaysia. Yang menekankan pada fungsi tiap kawasan seperti kawasan perkotaan, perumahan, perindustrian dan semacamnya.

“Kalau di sini kan orang bekerja di hulu, tinggalnya di hilir dan sebaliknya, bolak balik. Jadi kita harus lihat bagaimana revisi itu kemudian bisa menyesuaikan. Agar menciptakan situasi ekonomi dan sosial yang ideal,” pungkas Aswin. #

Wartawan: Sam

No More Posts Available.

No more pages to load.