Ini Baru Satpol PP Mantap! Tenangkan Warga, Kawal & Bantu Pasien COVID ke Rumah Sakit Meski Tanpa APD

oleh -200 views
Seorang warga bingung di pos Satpol PP Kantor Gubernur Kaltim akan nasib keluarganya yang tertolak beberapa rumah sakit. (foto : tangkapan layar/IST)

BERITAKALTIM.CO – Ditengah sorotan akan ulah oknum Satpol PP yang viral di media sosial belakangan, aksi personel Satpol PP yang bertugas di Kantor Gubernur Kalimantan Timur ini, layak diacungi jempol.

Aksi cepat mereka merespons warga yang kecewa akibat penolakan beberapa rumah sakit dikarenakan anggota keluarganya yang terpapar COVID-19. Kamis sore (22/7/2021) tadi, sangat melegakan.

Dengan resiko terpapar, mereka membantu mengantarkan pasien dan keluarganya itu ke rumah sakit. Bahkan ikut mengangkatnya hingga ke ruang perawatan meski tanpa APD.

Berawal sekira pukul 15.45 wita, tiba-tiba saja sebuah mobil ambulan bertuliskan Pemkot Samarinda, berhenti tepat didepan Kantor Gubernur.

Dalam ambulan ada beberapa orang. Salah satunya pasien wanita dengan oksigen.

Dari ambulans itu keluar seorang ibu yang langsung menuju pos jaga Kantor Gubernur . Dengan nada tinggi ia mengatakan ingin bertemu Gubernur Isran Noor. Mau mengadukan nasib keluarganya yang akan isolasi mandiri, tetapi ditolak hingga 5 rumah sakit. Ia bingung harus bagaimana lagi.

Bahkan sempat mengancam bila tak mendapat solusi, ia berencana ‘merawat’ sang keluarga di Kantor Gubernur saja.

Kadir, adalah salah satu personil Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur yang bertugas, sigap menerimanya.

Setelah mendengarkan keluhan itu Kadir dan rekan jaganya Dede Wahyudi memenangkan ibu tersebut. Keduanya langsung berinisiatif menghubungi rumah sakit yang belum disambangi oleh ibu itu. Yakni, RS Atma Husada.

Setelah direspons positif, keduanya langsung mengantar ambulans itu ke RS Atma Husada.

Alhamdulillah diterima di Atma Husada. Setelah kami berikan penjelasan, ibu itu akhirnya bisa menerima hingga akhirnya kami antarkan kesana,” jelas Kadir.

Berdua, kadir juga membantu mengangkat pasien yang terlihat sesak nafas itu dari ambulan hingga kedalam rumah sakit.

“Kami tolong selain tugas juga karena rasa kemanusiaan. Tujuan kami hanya untuk selamatkan nyawa pasien secepatnya. Kami tak masalah meski resikonya besar dengan tidak memakai APD. Alhamdulillah pasien itu akhirnya bisa dirawat,” ucap Kadir.

Kondisi itu juga dibenarkan oleh Kepala Satpol PP Kaltim, I Gede Yusa. Menurutnya, ibu dalam ambulans itu sekaligus mencari info terkait rumah sakit lainnya yang bisa merawat pasien corona.

“Tadi ibu itu bilang ‘saya sudah ke rumah sakit pak, tapi ditolak’, tapi soal rumah sakitnya dimana dia tidak menjelaskan. Akhirnya anggota menghubungi RSUD Atma Husada Mahakam dan bisa diterima,” jelas Gede.

Pilihan menghubungi RS Atma Husada juga dikarenakan fasilitas kesehatan itu dilengkapi dengan ruangan isolasi yang difasilitasi oleh Pemprov Kaltim.

Menurutnya Satpol PP siang membantu dalam kondisi seperti itu. “Kami siap siaga jika ada yang mencari informasi seperti itu. Kami arahkan bagaimana baiknya,” paparnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.