Kapolda Kaltim Ditantang Anggota DPR, Tangkap Tan Paulin

oleh -2.069 views
Puluhan kapal tongkang berisi batu bara harus bertahan menunggu giliran melintas di kolong Jembatan Mahakam, Sabtu (29/12/2019). Antrian di Sungai Mahakam ini terjadi sejak tiga bulan terakhir.

BERITAKALTIM.CO- Ulah politisi Partai Demokrat di Komisi VII DPR RI, Muhammad Nasir, jadi perbincangan hangat warga Kalimantan Timur. Pernyataan blak-blakan Nasir bahwa ada “Ratu Batu Bara” di provinsi ini bernama Paulin Tan, memicu keingintahuan publik; siapa pengusaha perempuan yang dijuluki ‘ratu’ tersebut.

Muhammad Nasir mengungkapkan adanya “ratu batu bara Kaltim” itu dalam rapat antara Komisi VII DPR RI dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Kamis (13/1/2022), di gedung DPR RI Jakarta.

“Ada ‘ratu batu bara’ di Kaltim,” ungkap Muhammad Nasir.

Awalnya politisi yang pernah bikin heboh karena mengusir Dirut BUMN Inalum dari ruang sidang DPR RI itu bicara soal pengawasan tambang. Tapi kemudian dia menyerocos menyebut adanya ‘ratu batu bara’ yang tak kunjung ditangkap bernama Tan Paulin.

“Batu kita hilang terus, dan sampai ada disebut-sebut ratu batu bara, tapi nggak ditangkap-tangkap ini orang. Ada namanya siapa tadi, ini produksinya 1 juta 1 bulan, siapa orang ini, tapi nggak ada laporan ESDM ke kita, Tan Paulin namanya. Saya bilang tangkap orang ini, siapa yang melindungi orang ini?” katanya dalam rapat yang berlangsung panas dengan Menteri ESDM.

Menanggapi hal tersebut, Charles Siahaan, wartawan senior di Samarinda mengatakan, sikap blak-blakan anggota DPR RI itu patut diapresiasi dan sangat luar biasa karena mengungkap adanya kekuatan yang bermain dalam bisnis batu bara di Kaltim. Ungkapan politisi di Senayan itu sekaligus menantang Kapolda Kaltim yang baru Irjen Pol Imam Sugianto untuk bergerak mencari tahu dan menangkap nama yang disebutkan itu.

“Jelas kan. Ada nama yang disebut melakukan penampungan batu bara curian. Ini gamblang sekali. Kapolda ditantang, berani gak menangkapnya,” ujar Charles Siahaan, Jumat (14/1/2022).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif sempat terpancing pada rapat tersebut dengan meminta kepada Muhammad Nasir berkata-kata dengan baik. Tapi, Nasir tetap saja mengatakan bahwa soal pengusaha Tan Paulin si Ratu Batu Bara di Kaltim sudah sangat terkenal di Kaltim, namun tidak ada yang bisa menyentuhnya.

Siapa Tan Paulin yang dimaksud anggota DPR RI itu?

Ternyata dalam penelusuran Beritakaltim nama tersebut memang sudah tidak asing lagi. Setidaknya beberapa orang yang dekat dengan pemain tambang batu bara mengatakan kalau Tan Paulin adalah trader yang terakses dengan banyak pengepul batu bara di Kalimantan Timur.

Dari referensi pemberitaan media diketahui, Tan Paulin adalah pengusaha wanita dari Surabaya. Dia sudah lama bermain di batu bara sebagai pembeli (trader). Dia tidak punya lahan batu bara di Kaltim. Pekerjaaannya adalah membeli batu bara hasil eksploitasi di daerah-daerah Kaltim dan kemudian mengumpulkannya di vessel.

Pengakuan tentang Ta Paulin tidak punya areal tambang diperoleh dari pemberitaan media pada 21 Desember 2021 lalu. Saat berlangsung penutupan jalan yang mengarah ke PT Batuah Energi Prima, ternyata aksi itu merupakan buntut sengketa antara Tan Paulin dengan mantan Direktur PT BEP.

“Untuk diketahui, Tan Paulin tidak punya tambang batu bara koridor di Kaltim ini. Kalau dia sebagai traider itu benar, tetapi dia tidak ada memiliki tambang batu bara koridor di Kaltim ini,” kata Wisi Asenon, kuasa hukum Tan Paulin, menjelaskan soal aksi penutupan jalan tersebut.

Catatan lainnya menyebutkan Tan Paulin adalah istri dari pengusaha Irwantono Sentosa dan memiliki perusahaan bernama PT Sentosa Laju Energy. Sejauh ini redaksi beritakaltim belum bisa mendapatkan keterangan dari Tan Paulin maupun kuasa hukumnya. #

Wartawan: le

No More Posts Available.

No more pages to load.