Kearifan Lokal Dimasukkan dalam Perda Kawasan Ekonomi Khusus Maloy

oleh -234 views
H Jahidin, Ketua Pansus Perda KEK Maloy.

SAMARINDA, beritakaltim.co- Progres kinerja Panitia Khusus (Pansus) Maloy diperpanjang. Pasalnya Pansus tersebut belum rampung melaksanakan tugasnya terutama tinjauan lapangan sehingga belum bisa memberikan rekomendasi.

Ketua Pansus Maloy, H Jahidin mengatakan masa kerja Pansus Maloy akan diperbarui karena belum pernah mengunjungi lokasi terkait.

“Jika melihat waktu dan pengaruh Covid-19 sepertinya akan diperpanjang, karena perlu mengunjungi lapangan dan kawasan sekitar. Pansus akan melakukan peninjauan lokasi dulu. Tapi terhalang dengan copid dan lainnya. Maka akan diperpanjang karena waktu yang diberikan hampir habis,” ungkapnya usai rapat, Selasa (19/5/2020).

Jahidin mengungkapkan pertemuan pembahasan Perda Maloy ini menjadi prioritas karena menyangkut masyarakat Kaltim khusus masyarakat yang tinggal di sekitar pembangunan Pelabuhan Maloy. Politisi PKB ini menyinggung kearifn lokal yang perlu menjadi pertimbangan dalam draf Perda sebelum disahkan.

“Perda ini merupakan skala prioritas karena Pelabuhan Maloy diharapkan dapat menjadi sumbu ekonomi kalimantan timur yang orientasinya adalah kesejahteraan masyarakat Kaltim,” bebernya.

Ketua Komisi I DPRD Kaltim tersebut juga menjelaskan beberapa hal yang akan dimasukkan dalam Perda nantinya yakni terkait dengan kearifan lokal serta membahas tentang keberlangsungan masyarakat sekitar setelah pelabuhan tersebut efektif digunakan dan Maloy diharapkan bisa mengangkat daerah sesuai dengan misi Pemprov Kaltim.

“Sesuai dengan misi Pemprov Kaltim yaitu Kaltim hidup sejahtera sehingga diharapkan Pelabuhan Maloy dapat mengangkat daerah karena mengandung banyak potensi di dalamnya,” pungkasnya. #

Wartawan: Heriman.