Kebutuhan Meningkat 10 Persen Warga Bisa Beli LPG 3 KG Dipangkalan

oleh -941 views

berita_120463_800x600_gas_elpigiwebSAMARINDA,BEITAKALTIM.com-Menyusul penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali akan membuat kebijakan menunda usulan kenaikan harga eceran LPG tabung 3 Kg dari yang sebelumnya menjadi Rp 17.500. Kebijakan penurunan ini akan diusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kaltim.
Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail mengutarakan kalau penundaan kenaikan tadi untuk menghindari agar tidak terjebak dalam situasi yang menyulitkan bilater jadi fluktuasi harga BBM kembali.
Namun terkait kenaikan yang sudah terjadi ditingkat pengecer ia mengakui tak bisa dipungkiri. “Untuk itu agar tidak memberatkan warga terhadap kenaikan di tingkat pengecer, maka Pemerintah menghimbau agar masyarakat bisa mendapatkan LPG tabung 3 kg di lokasi pangkalan yang ada tersebar di beberapa titik dikelurahan,” sebut Nusyirwan.
Sedangkan untuk mengatasi kelangkaan tabung LPG 3 kg yang belakangan ini sempat terjadi di pasaran, ia mengatakan Pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait.
Seperti Pertamina, dimana dalam pertemuan sebelumnya di balaikota perusahaan BUMN ini menjanjikan sepanjang bulan Januari akan dilakukan penambahan suplai kuota LPG tabung 3 kg khusus untuk wilayah kota Samarinda sebesar 11 persen.
“Supaya stabilitas ketersediaannya ini tetap terjaga maka kita juga akan melayangkan surat kepada menteri ESDM agar tambahan suplai 11 persen tadi bisa berjalan seterusnya dan tidak hanya pada bulan januari saja,” pungkas Nusyirwan.
Mengingat sesuai data perkembangan pertumbuhan penduduk, ditambah lagi adanya perpindahan penggunaan LPG tabung 3 kg oleh rumah tangga maupun usaha mikro, maka diprediksikan kebutuhan LPG tabung 3 kg untuk wilayah kota Samarinda pada tahun 2015 adalah sejumlah 7.472.674 tabung/tahun, dengan prosentasi kenaikan sebesar 10 persen pertahun.
“Untuk itu pointer inilah yang perlu disampaikan kepada menteri ESDM RI,” tuturnya.***

No More Posts Available.

No more pages to load.