Kegiatan Pasar Ramadhan Diperbolehkan Buka

oleh -340 views
Wali kota Balikpapan Rizal Efenddi saat ditemui di ruang kerjanya.

BERITAKALTIM.CO- Menjelang bulan Ramadhan  Pemerintah Kota Balikpapan membuka izin pelaksanaan kegiatan pasar Ramadhan.

Wali Kota Balikpapan Rizal Efenddi menyampaikan, saat ini pihaknya belum menerima panduan khusus dari Menteri Agama terkait pelaksanaan kegiatan Ramadhan.

“Sampai saat ini kami belum menerima panduan khusus dari Menteri Agama, jadi untuk sementara menggunakan aturan SE yang ada.Seandainya sudah keluar aturan khusus dari Menteri Agama kita akan sesuaikan ,” ungkap Rizal saat pres rilis covid-19 di halaman Pemkot Balikpapan, Kamis (1/4/2021).

Menurut Rizal, pihaknya masih membahas beberapa aturan yang diwajibkan di pasar Ramadan terkait kebijakan penerapan protokol kesehatan. Meminta agar pengawasan kesehatan terhadap makanan dan minuman yang dijual di pasar Ramadan lebih dijaga lagi, sehingga tidak merugikan masyarakat.

“Kami minta dipastikan untuk protokol kesehatannya di lokasi Pasar Ramadan diterapkan, selain itu juga kami meminta agar kesehatan makanan yang dijual di pasar Ramadan juga dapat lebih dijaga lagi,” ujarnya.

Rizal menghimbau agar pengurus masjid menghadirkan penceramah yang dapat memberikan kesejukan untuk kerukunan umat.

“Bila dirasa perlu, kami akan menyediakan rapid test antigen untuk para penceramah juga untuk para pengurus masjid,” tambah Rizal.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan sejumlah aturan terkait penerapan protokol kesehatan di pasar Ramadan telah dipersiapkan.

Kegiatan apa saja yang diperbolehkan atau kegiatan yang ditiadakan selama Ramadhan di massa Pandemi.

“Untuk sementara buka bersama dihimbau agar tidak dilaksanakan, sementara bazar dan pengajian boleh dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, kemudian untuk durasi ceramah maksimal 2 jam,” ucapnya saat pres rilis covid.

Dijelaskannya, kebijakan ini seiring dengan kondisi Kota Balikpapan yang sudah mulai membaik, diberikan kelonggaran untuk pelaksanaan pasar Ramadan pada tahun ini. Tetapi masih terus dipantau berdasarkan perkembangan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19, apabila mengalami kenaikan kasus maka ditutup kembali.

“Pembukaan pasar Ramadan ini juga masih ditinjau dengan memperhatikan perkembangan jumlah kasus. Apabila kasusnya meningkat, ya bisa kita tutup lagi,” tuturnya.

Namun apabila kawasan tersebut masuk dalam zona orange atau merah, sesuai aturan PPKM Mikro maka kawasan itu dianjurkan untuk beribadah di rumah. #

Wartawan: