Kena PHK Perusahaan Kayu, Edy Minta Bantuan Disnaker Menyelesaikan

oleh -562 views
Salah satu aktivis buruh, Shopi,i usai mendatangi komisi IV DPRD Kaltim.

BERITAKALTIM.CO- Permasalahan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan pemutusan sepihak oleh perusahaan terhadap karyawan kerap terjadi disejumlah perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Timur. Hal itu tak terkecuali yang menimpa salah satu karyawan PT OTP, perusahaan sektor perkayuan di Jalan Ekonomi kota Samarinda (Loa buah).

Perusahaan swasta tersebut disinyalir melakukan PHK pada karyawannya yang bernama Edy Marhad.

Menanggapi hal itu, salah satu aktivis buruh Kaltim, Shopi’i menyesalkan hal itu terjadi bahkan perusahaan tidak mempertimbangkan nasib karyawan.

“Pada hari Sabtu tanggal 4 bulan 12 tahun 2021 PT. OTP telah melakukan PHK sepihak kepada karyawannya yaitu pak Edy Marhad yang sudah mengabdi 7 tahun lamanya,” ujar Shopi’i saat dikonfirmasi via whatsApp, Minggu (5/12/2021).

Pun ia menyayangkan sikap perusahaan yang tidak menerima bahkan acuh tak acuh pada kondisi karyawannya yang kurang sehat.

“Secara lisan padahal pak Edy tersebut baru masuk bekerja kembali pasca sakit yang didapatkan di tempat kerja, bahkan perusahaan saat pak Edy sakit pun tidak bertanggung jawab seperti memberikan BPJS kesehatan yang seharusnya ditanggung oleh pihak perusahaan, sampai saat ini pun perusahaan tidak pernah mendaftarkan ke BPJS kesehatan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada Dinas Ketenagakerjaan agar dapat menyelesaikan masalah yang tengah terjadi, karena biar bagaimanapun hak karyawan harus dipenuhi oleh perusahan.

Selain itu ia menghimbau pihak terkait agar meninjau ulang izin yang dimiliki oleh PT. OTP, apalagi tidak mendaftarkan karyawannya pada BPJS.

“Masak perusahaan seenaknya melakukan hal yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.

Kami selaku aktivis buruh akan melakukan pendampingan kepada pak Edy sampai permasalahannya selesai, kami harap ada itikad baik dari pihak perusahaan. #

Wartawan: Heriman

No More Posts Available.

No more pages to load.