Kepala BPK Kaltim Ingatkan Pemanfaatan Deviden PI 10 Persen Blok Mahakam

oleh -307 views
Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim Dadek Nandemar Saat Menghampiri Awak Media.

BERITAKALTIM.CO- Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) Perwakilan Kalimantan Timur menggelar acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas pendapatan Participating Interest (PI) tahun 2018-2020 triwulan III pada Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kaltim, di Ruang Rapat Kepala Perwakilan, Lantai 1 Gedung BPK Kaltim, Jalan M. Yamin, Senin (18/1/2021).

Penyerahan hasil pemeriksaan diawali penandatanganan berita acara penyerahan oleh Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo, Wakil Bupati Kukar Chairil Anwar dan Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid.

Kepala BPK Kaltim, Dedek Nandemar menjelaskan laporan hasil pemeriksaan merupakan bagian tugas BPK sesuai Undang-undang pemeriksaan pengelolaan keuangan dan tanggungjawab keuangan negara. Dalam pemeriksaan tersebut, ada tiga jenis pemeriksaan yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja serta pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Terkait pemeriksaan keuangan Participating Interest 10 persen di Blok Mahakam adalah pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

“Kita mendorong pengeloaan participating interest ada SPO-nya, ada standarnya, agar lebih akuntable dan transparan, sehingga pemanfaatan keuanganya bisa dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahkan Dedek, pendapatan Kaltim dari produksi Blok Mahakam selama dua tahun berjalan telah menerima Rp 280 miliar. Sebagian besar pendapatan tersebut diterima Pemkab Kukar, mengingat konsesi blok migas Mahakam berada di wilayah Kukar. Dari sebagian pendapatan yang didapatkan Kaltim itu digunakan untuk membayar gaji dan operasional Perusda Migas Mandiri Pratama (MMP) Kaltim. Kendati demikian, sebagian dari deviden masih belum diserahkan perusahaan lantaran harus menunggu laporan dari Perusda.

“Kita mendorong yang induknya ini, nah itu kita benahi SOPnya. Kalau dia bekerja langsung, ya artinya menghasilkan itu PI. Silakan diberikan apresiasi prestasi bisa saja berupa gaji,dan lain lain. Tapi kalau orang gak bekerja masa sih terima uang,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim H Isran Noor mengapresiasi Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim Dadek Nandenar beserta jajaran, khususnya auditor (pemeriksa) yang telah menyelesaikan dan menyerahkan dukumen laporan hasil pemeriksaan kepatuhan atas pendapatan participating interest 10 persen tahun 2018-2020 pada Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar, badan usaha serta instansi terkait.

“Terimakasih Pak Dadek dan jajaran BPK, telah bekerja sangat baik dan menjunjung kaidah-kaidah kebenaran dan aturan, sehingga dokumen laporan hasil pemeriksaan berjalan baik,” kata Isran Noor, usai menerima dokumen laporan hasil pemeriksaan di Ruang Rapat Kepala BPK Perwakilan Kaltim.

Laporan hasil pemeriksaan tersebut lanjut isran, akan menjadi bahan evaluasi jajaran ASN di Provinsi dan Kabupaten, untuk terus meningkatkan komitmen membangun pemerintahan yang bersih, profesional dan berwibawa.

“Sebagai tindak lanjut, kami akan mempelajari dan mencermati secara seksama dan penuh tanggungjawab,” tandasnya. #

Wartawan : Ahmadi