Tukar Guling, Gedung Sekolah SD 21 dan SMP 21 Balikpapan Segera Direlokasi

oleh -260 views
Kesepakatan tukar guling (ruilslag) aset gedung sekolah antara Pemkot Balikpapan bersama PT KRN.

BERITAKALTIM.CO- Keberadaan SD Negeri 021 dan SMP Negeri 21 yang berada di lokasi kawasan industri Teluk Waru Karingau, Kecamatan Balikpapan Barat akan segera direlokasikan.

Penandatanganan kesepakatan tukar guling (ruilslag) aset gedung sekolah dilakukan Pemkot Balikpapan bersama  PT. Kutai Refinery Nusantara (KRN), di Kantor Kutai Refinery Nusantara, Jl. Salok Baru Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat, Rabu (24/3/2021).

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan, Pemkot Balikpapan bersama PT KRN tengah berupaya melakukan  kerjasama di bidang pendidikan dan penantaan lingkungan, begitu juga dengan program program CSR.

” Dibidang pendidikan karena ada kerjasama tukar guling gedung sekolah lama (SDN 21 dan SMP 21, red) dengan sekolah baru, ” ujar Rizal seusai koordinasi dan penanda tanganan kerjasama bersama PT KRN.

Dijelaskannya, aset gedung sekolah lama merupakan hibah warga yang telah diberikan kepada Pemkot Balikpapan, saat ini berada di kawasan industri kariangau oleh PT KRN  akan dilakukan tukar guling dengan gedung sekolah baru.

“Kita ingin ada kerjasama tukar guling sekolah lama dengan sekolah baru, sekolah baru ini  sangat bagus , lahannya dua kali lipat lahan lama, diharapkan menjadi sekolah terbaik di Kaltim khususnya di Balikpapan.

Ditambahkannya, pihak PT KRN komitmen terhadap pembangunan gedung sekolah baru ini, tak hanya itu PT KRN juga menginginkan SDM guru yang berkualitas dengan diimbangi fasilitas fasilitas yang ada do sekolah baru ini.

” Kita bangun kerjasama untuk program pendidikan guru-gurunya dan juga soal lingkungan, begitu juga pembinaan masyarakat,” jelasnya.

Ditempat yang sama, General manager PT KRN Budikarsa mengatakan, Penandatanganan kesepakatan tukar guling (ruilslag) aset gedung sekolah dengan Pemkot Balikpapan sudah sejak bulan Januari 2020 tetapi adanya situasi pandemi covid-19 maka terjadi penundaan pembangunan gedung sekolah baru, dikarenakan adanya pembatasan jam kerja.

” Kita susah juga mengambil orang untuk kerja, dan juga ada pembatasan kerja jadi kita usahakan agar segera terselesaikan”, jelasnya kepada awak media.

Disampaikannya, pembangunan gedung sekolah ini sudah mencapai 80 persen. Bahwasannya pihak managemen menginginkan pembangunan sekolah baru dengan luas 2,5 hektar ini menjadi sekolah terbaik dengan didukung oleh skil guru yang handal dan profesional.

“Dengan adanya penandatanganan ini, Kami merasa lebih yakin bahwasanya ini memang untuk lingkungan baik perusahaan, masyarakat maupun pemerintah,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Balikpapan Muhaimin Iskandar mengatakan, Pemindahan sekolah SD Dan SMP 21 Balikpapan ini menunggu sampai proses tukar guling aset ini selesai.

” Ini merupakan bagian dari pemindahan sekolah SD dan SMP 21 yang berada di kawasan perusahan untuk dipindahkan ke lokasi ini agar  lebih representatif tempatnya, tidak tergangu kebisingan operasional perusahan dan terhindar dari debu,” ungkap Muhaimin seusai meninjau lokasi pembangunan sekolah ini.

Dirinya menyebut pembangunan sekolah ini sudah hampir 85 persen. Tata letak sekolah SD dan SMP terpadu ini sudah cukup bagus, halaman luas, sirkulasi udara bagus ,  hanya saja kurang penghijauannya.

” Pembangunan sekolah baru ini sudah memenuhi syarat”,imbuhnya.

Muhaimin menambahkan sekolah dengan luas 2,5 hektar dapat menampung anak didik dari warga sekitar maupun bagi anak karyawan perusahan. Mengingat letak lokasi sekolah berdekatan dengan mess karyawan PT. KRN yang juga d memiliki fasilitas olahraga.

“Antisipasi jangka panjang sudah memungkinkan apabila adanya pengembangan perusahaan,” pungkasnya. #

Wartawan: Thina