Ketua BK DPRD Bontang Calon Pendamping Andi Harun?

oleh -12 Dilihat

MAR'UF EFFENDI DAN ANDI HARUNBONTANG, BERITAKALTIM.com – Panasnya suhu politik di Bontang menjelang Pilwali diam-diam mulai memunculkan beberapa spekulasi nama. Bahkan, utak-atik pasangan mulai mencuat. Misalnya saja soal kabar nama Ma’ruf Effendi. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bontang itu santer dikabarkan akan digaet Andi Harun untuk menjadi bakal calon wakil walikota Bontang pada Pilwali nanti.

Saat diwawancarai beritakaltim.com, Sekretaris DPC PKS Bontang itu mengaku memang saat ini namanya menjadi salahsatu nama yang bakal disodorkan PKS jika nanti dalam Pilwali PKS akan digandeng partai lainnya. “Ada tiga nama. Yakni pak Isro, pak Harun dan saya sendiri. Saat ini tim kami masih melakukan survey,” kata Ma’ruf.

Kendati demikian, Ma’ruf tak memungkiri, jika dalam Pilwali nanti partai yang ingin mengajak PKS berkoalisi harus menggandeng salahsatu nama kader yang disodorkan PKS untuk dijadikan pendamping. “Intinya partai sudah sepakat. Dalam koalisi nanti, PKS minta kadernya bisa digandeng untuk jadi wakil,” ujarnya.

Lalu soal mencuatnya nama dirinya yang saat ini masuk dalam radar Ketua DPD II Golkar Bontang yakni Andi Harun, Ma’ruf enggan mengomentari banyak. Kata dia, apakah dirinya akan digandeng oleh pimpinan partai Berlambang Pohon Beringin itu apa tidak itu tergantung di internal PKS. “Wah masa iya saya masuk dalam radar. Ya kalau gitu sekali lagi saya serahkan semua ke partai bagaimana-bagaimananya nanti,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPD II Golkar Bontang Andi Harun mengaku memang saat ini Golkar terus melakukan pemantauan di sejumlah nama-nama tokoh yang dianggap mampu menjadi pendampingnya kelak.

“Ada beberapa nama yang memang saat ini tengah kami survey. Tapi itu tadi. Semua masih menunggu hasil survey,” kata Andi Harun. Bukan hanya hasil survey, dalam penentuan siapa pendamping dirinya, Andi Harun juga mengaku jika saat ini ada tahapan-tahapan yang masih terus dilakukan Golkar.

“Nah, penjaringan kan baru saja ditutup. Tentu, kami juga masih menunggu hasil pleno. Di pleno nantilah ditentukan. Apalagi saat ini sudah ada beberapa kandidat yang mendaftar di Golkar sebagai calon wakil walikota,” ujarnya.

Meski begitu, Andi Harun mengaku tidak menutup kemungkinan, bisa saja yang bakal menjadi calon wakilnya pada Pilwali nanti diluar nama yang sudah mendaftar di Golkar. “Tergantung komunikasi dengan partai lain nanti bagaimana. Dan sekali lagi tergantung dari hasil rapat pleno dan keputusan partai,” pungkasnya. #fs

 

No More Posts Available.

No more pages to load.