Komisi IV DPRD Kaltim Apresiasi “Virtual Reality” Ikatan Guru

oleh -296 views
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim dengan Perwakilan IGI di Gedung D lantai 3.

BERITAKALTIM.CO- Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka mediasi program “Virtual Reality” yang disampaikan oleh ketua IGI, Suparno Gofar.

Menurut Ketua IGI Kaltim, Suparno Gofar, program virtual reality mendapatkan dukungan dari Komisi IV.

“Kami mendapat apresiasi oleh komisi IV DPRD provinsi kaltim untuk kegiatan ikatan guru Indonesia provinsi kaltim yang sebentar lagi akan diadakan berkaitan dengan kegiatan virtual reality dari milianet Jakarta. Beberapa minggu yang lalu sudah dipersentasikan dan langsung diapresiasi oleh Bang Rusman Yakub,” ucap Suparno.

Dengan hadirnya virtual reality akan menjadi aplikasi baru yang menyenangkan bagi siswa dalam pembelajaran.

“Kami mohon diapresiasi karena kegiatan pembelajaran jarak jauh ini dengan menggunakan sistem daring dalam jaringan ini dengan aplikasi-aplikasi yang sudah ada semakin membosankan untuk anak-anak, sehingga dengan hadirnya virtual reality ini akan menjadi satu aplikasi baru nanti akan menyenangkan untuk siswa pembelajarannya, karna di virtual realiti ini siswa dan guru langsung interaktif,” jelas Suparno.

Pihak IGI berharap rekomendasi dari Komisi IV dan Sekwan nanti akan dibawa ke Dinas Pendidikan Provinsi dan pihaknya juga telah bertemu dengan wakil Gubernur.

“Mengapresiasi banget untuk kegiatan ini, dan nanti akan dilatihkan kepada 2.750 guru se Kaltim dan nanti akan dilatihkan juga kepada siswa. Saya berharap karna ini untuk kemajuan Kaltim segera diapresiasi dan rekomendasi itu bisa kami peroleh untuk kami sampaikan kepada bank kaltimtara untuk memperoleh pendanaan, terutama untuk CSR yang nanti akan digunakan untuk kegiatan ini,” paparnya.

Sementara ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yakub mengatakan gagasan IGI sangat bagus dan pihaknya mengapresiasi. Rusman mengatakan gagasan itu harus ditindaklanjuti.

“Karena yang disampaikan IGI inikan konsen kepada bagaimana meningkatkan kompetensi guru terhadap penyajian materi dalam proses pembelajaran jarak jauh, supaya tidak mengalami kejenuhan bagi peserta didik atau yang diistilahkan dengan Virtual Realiti,” papar Rusman.

Dari konten yang disajikan, siswa bisa belajar secara virtual meski di rumah seperti dalam suasana tatap muka dengan teknologi, harus dikembangkan ke depan.

“Tidak boleh lagi mengandalkan sistem proses belajar mengajar virtual yang selama ini jenuh. Tapi kuncinya adalah bagaimana meningkatkan kompetensi gurunya, karna gurulah yang paling menjadi kunci utama didalam penerapan belajar jarak jauh itu, maka itu IGI datang kekita untuk minta dukungan supaya program ini bisa jalan, dan saya kira kami pasti dukung,” beber Rusman.

Harapan dengan program IGI ini agar bisa cepat melaksanakan pelatihan kepada tenaga pendidik sehingga ditahun ajaran 2021 dan selanjutnya

“Teknik pembelajaran kita dengan sistem jarak jauh sudah ada perubahan mendasar jadi siswa tidak lagi jenuh, jadi ada kreatifitas guru berkreasi siswa juga merasakan situasi seolah-olah berinteraksi secara langsung dengan gurunya. Saya kira sudah bagus sekali itu, maka dari itu kami dari komisi IV mendorong betul bisa terlaksana dengan baik,” pungkas Rusman Yakub. #

Wartawan: Heriman