KPU Balikpapan Gelar Simulasi Pemungutan Suara di TPS

oleh -90 views
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menghadiri acara Simulasi Pemungutan Suara di TPS oleh KPU.

BERITAKALTIM.CO- KPU Balikpapan menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara dengan menggunakan perhitungan sistem informasi rekapitulasi pilkada (Sirekap) di tempat pemungutan suara (TPS).

Sejumlah warga hadir ke tempat pemungutan suara dan mengikuti giat simulasi pemungutan suara, di jalan Tengiri RT 24 Kel. Manggar Baru, Balikpapan Timur, Sabtu (21/11/2020).

Dimana dalam simulasi ini, dihadiri juga oleh Walikota Balikpapan, Rizal Effendi, Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha, Perwakilan dari Kodim 0905 Balikpapan dan Polresta Balikpapan.

“Perlu dipahami tata cara, bagaimana sirekap bekerja, seluruh hitung-hitungan pakai Sirekap tapi ini tidak menjadi indicator utama sebagai penghitungan tapi sebagai alat bantu,” ungkap Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha seusai pembukaan kegiatan simulasi.

Dijelaskan Thoha, Simulasi ini betul-betul menerapkan protokol kesehatan mengingat kerumunan tidak diperkenankan. KPU Balikpapan siap dievaluasi untuk penerapan protocol kesehatan.

“Silakan dievaluasi teman-teman, mulai dari datangnya pemilih menunggu dipanggil masuk tenda pemilih, mendaftar, mendapat masker dan sarung tangan, diberikan surat suara, masuk bilik dan memasukan surat suara ke kotak suara, pemberian tinta dan pembuangan sarung tangan saat keluar tenda pemilih, selain itu tidak membawa anak-anak,” paparnya

Di TPS nantinya juga ada bilik khusus yang berada di pojok, Ia menjelaskan bilik ini diperuntukan bagi pemilih yang suhunya diatas 37,3.

” Kita tempatkan dan sisihkan ketika diketahui suhunya tinggi, kita bypase lewat samping ada bilik khusus,” jelasnya.

Ia menambahkan kegiatan simulasi ini menggunakan real data pemilih di TPS 36 RT 24 , Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur dengan 303 orang pemilih, dan surat suara yang digunakan juga surat suara simulasi dengan pasangan calon tunggal.

Dalam simulasi ini penghitungan tidak dilakukan hingga selesai supaya tidak menjadi gambaran kecenderungan pemilih pada TPS tersebut.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Balikpapan Rizal Effendi menilai simulasi pencoblosan dan perhitungan berjalan baik dan sesuai protocol meski ada beberapa hal perbaikan kecil yang harus dilakukan KPU Balikpapan. Seperti membawa pulpen sendiri, membagikan sarung tangan saat masuk ruang tunggu bukan saat mau mencoblos.

Rizal mengapreasiasi simulasi yang berjalan sesuai protokol. Penyelenggara juga menyiapkan sarung tangan, bilik khusus bagi pemilih yang suhunya di atas 37 derajat.

“Penekanan kita pada protocol kesehatan hindari betul terjadinya klaster pilkada. Mudah-mudahan ya tapi tantangan tingkat partisipasi kalau ada yang takut datang tapi TPS umumnya sudah dilengkapi ada cuci tangan, ada thermometer, petugas sudah dirapid. Hanya kita minta jagan bawa anak-anak, saya kira persiapan sudah baik. Mudah-mudahan pelaksanaan lancar,” urai Rizal.

Rizal mengusulkan perbaikan agar pembagian sarung tangan dibagikan saat masuk ruang tunggu bukan saat mau masuk bilik

“Kalau saat dibilik kan perlu waktu tapi ketika di ruang tunggu kan sudah dibagi karena itu butuh waktu. Kalau sudah dibagikan bisa siapkan waktu,” tuturnya.

Selain itu, warga juga diminta tetap bawa masker atau faceshield.

“Itu saja yag kita cermati, petugas penyelenggara sudah berpengalaman saya kira baik, mereka pengalaman beberapa kali ikut penyelenggara pilpres, pileg dan pilkada,” tukasnya. #

 

Wartawan: Thina