KSBI Hearing dengan DPRD Kaltim, Minta ‘Ketenagakerjaan’ Dikeluarkan dari Omnibuslaw

oleh -337 views
Pertemuan KSBI dengan DPRD Kaltim, Senin (10/8/2020).

BERITAKALTIM.CO- Sejumlah perwakilan dari Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSBI) melakukan hearing dengan pimpinan DPRD Kaltim.

Dalam pertemuan tersebut PSBI membahas seputar masalah keberlangsungan buruh baik terkait gaji hingga meminta kepada DPRD Kaltim agar pembahasan terkait ketenagakerjaan dicabut dari Omnibuslaw.

Ketua KSBI Kaltim, Sulaeman Hattase mengatakan dari sekitar 1.200 pasal dari 79 undang-undang cuma yang kita protes adalah RUU ketenagakerjaan itu. Hari ini masalah rancangan UU Ketenagakerjaan yang kita minta untuk dikeluarkan dari Omnibuslaw untuk disampaikan ke DPR RI.

“Inikan salah satu bentuk intruksi dari pusat bahwa tanggal 13 kita akan melakukan aksi, kan aksi itu tidak pernah menyelesaikan masalah nah hari ini sebelum hal itu terjadi kami diundang untuk hearing dengan DPRD Kaltim,” urai Sulaeman Hattase saat ditemui usai pertemuan di gedung E lantai 1, Senin (10/8/2020).

Dalam hearing tersebut juga KSBI menyampaikan beberapa usulan diantaranya terkait pesangon buruh, kluster ketenagakerjaan, kesehatan buruh, hingga masa depan buruh.

“Kesepakatan dari pertemuan tadi salah satunya yang sebenarnya ada lebih dari 300 pasal yang kita inikan. Tapi dari keseluruhan rancangan Omnibuslaw itu sekitar 1200 pasal dari 79 UU cuma kita protes tolong dikeluarkan UU ketenagakerjaan itu. Kami ingin tetap pada UU nomor 13 tahun 2003,” paparnya.

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK dalam pertemuan itu didampingi oleh Ketua Komisi I, Jahidin dan Ketua Komisi IV, Rusman Yakub.

Makmur menjelaskan dalam pertemuan dengan KSBI tidak membahas mengenai Omnibuslaw namun lebih pada yang menyangkut dengan UU ketenagakerjaan dikeluarkan dari pembahasan.

“Dia tidak menolak Omnibuslaw, yang dimintakan adalah bagaimana untuk yang menyangkut ketenagakerjaan dikeluarkan dari pembahasan itu. Karena kondisi wilayah, kondisi kabupatenya. Saya kira, kalau saya baca juga kita sepakat,” papar Makmur. #

Wartawan: Heriman