Luhut Binsar Panjaitan Tiba di Samarinda Pakai Helikopter

oleh -346 views
Mentero Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan disambut Wakil Gubernur Hadi Mulyadi saat tiba di eks Bandara Temindung, Selasa (12/10/2021).

BERITAKALTIM.CO- Setelah diperintahkan Presiden Joko Widodo menjadi ‘Komandan” Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan langsung tancap gas. Diantaranya dengan mengkampanyekannya di Kalimantan Timur.

Rombongan Menko Luhut Binsart Panjaitan tiba di Samarinda, Selasa (12/10/2021), sekitar Jam 10.30 Wita, menggunakan pesawat helikopter dari Bandara APT Pranoto Samarinda. Kedatangannya rombongan di eks bandara Temindung disambut Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, langsung menuju Plenary Hall convention Hall di Komplek Stadion Sempaja Samarinda.

Setiba di convention Hall tempat acara berlangsung, acara sudah dimulai. Gubernur Kaltim sedang membacakan pidato dan kemudian menghentikan sejenak pidatonya dan minta izin kepada Menko Luhut untuk meneruskan pidato.

“Mohon izin Pak Luhut mendahului memulai acara. Ini juga atas perintah Bapak,” ucap Isran yang kemudian mendapat applaus hangat hadirin yang dalam ruangan.

Presiden Joko Wiodo (Jokowi) membentuk Tim Gerakan Nasional Buatan Indonesia dikomandoi Luhut Binsar Pandjaitan. Pembentukan tim tersebut seiring dengan terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) 15/2021 tentang Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Dalam aturan yang diteken Jokowi pada 8 September 2021 lalu, tim ini disebut Tim Gernas BBI yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden.

Gernas BBI sudah diluncurkan sejak 11 Januari 2021. Saat itu Gernas BBI telah berhasil mencapai 3,7 juta unit UMKM onboard, melebihi target awal yang hanya sebesar 2 juta unit UMKM. Untuk itu, pemerintah kembali melanjutkan Gernas BBI dengan memiliki target capaian yang baru, yaitu sebanyak 30 juta unit UMKM onboarding di tahun 2023.

“Saya berharap ke depan, angka UMKM bisa bertambah terus. UMKM ini adalah backbone ekonomi kita. Dari target yang ditetapkan Presiden pada 14 Mei 2020 sebesar 2 juta UMKM, kita mampu mencapai target 3,7 juta unit sehingga total akhir 11,7 juta unit. Mulai 2021 hingga 2023 ditargetkan 6,1 juta UMKM onboarding setiap tahunnya sehingga mencapai 30 juta pada akhir 2023,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, beberapa waktu lalu. #

Wartawan: hardin

No More Posts Available.

No more pages to load.