Mengadu ke DPRD Bontang Karena PHK, Ini Hasilnya

oleh -275 views
Muhammad Irfan Sekretaris Komisi I DPRD Bontang. Foto : Ist

BERITAKALTIM.CO – Simson Allo Datu mengadu ke Komisi I DPRD Kota Bontang setelah terkena Pumutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak oleh PT Cakra Satya Internusa (CSI).

Sekretaris Komisi I DPRD Bontang Muhammad Irfan mengatakan dari 200 karyawan hanya Simson saja yang terkena PHK karena tidak mengajukan surat pengunduran diri setelah kontrak kerjanya berakhir. Hal tersebut harus dilakukan sebelum memasukkan lamaran baru keperusahaan untuk mendapatkan kontrak kerja baru.

“Simson tidak membuat surat pengunduran diri agar mendapat Jaminan Hari Tua (JHT), itulah penyebab Simson tidak diterima kembali PT. CSI,” ujar Irfan sapaannya usai rapat dengar pendapat dengan PT. CSI, Simson Allo Datu dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang dilantai 2 gedung Sekretariat DPRD Kota Bontang, jalan Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari, Bontang Kalimantan Timur, Selasa (23/3/2021).

Kata dia, seharusnya Simson diterima kembali lantaran telah mengabdi selama 15 tahun dan tidak pernah melakukan kesalan yang fatal seperti absensi atau berbenturan dengan masalah hukum.

“Hasil RDP hari ini pihak perusahaan dengan karyawan yang di PHK sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan,” tutupnya.

Untuk diketahui, PT. CSI merupakan sub contractor supply man power bagian pengamanan atau security di PT. Badak NGL. PT. CSI mengklaim PHK dilakukan karena masa kontrak para karyawan sudah berakhir pada masa kerja dua tahun yang tertuang dalam kontrak kerja.

Sedangkan volume pekerjaan PT CSI sudah berkurang, sehingga harus mengurangi karyawannya. Alhasilnya ada beberapa karyawan yang tidak diperpanjang masa kerjanya berdasarkan hasil evaluasi dan pertimbangan pihak perusahaan.#

Wartawan : Hr.