Menteri ESDM Cek Kerja PT Pertamina Hulu Mahakam Mengelola 400 Sumur Migas

oleh -1.025 views
Kunjungan Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto ke North Processing Unit (NPU) PT Pertamina Hulu Mahakam, Jumat (8/11/2019).

ANGGANA, beritakaltim.co-  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Jumat (8/11/2019), melakukan kunjungan kerja ke North Processing Unit (NPU) minyak dan gas di kawasan WK (Wilayah Kerja) Mahakam yang dikelola PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).

Kunjungan kerja perdana setelah dilantik sebagai Menteri kabinet oleh Presiden Joko Widodo itu didampingi Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Sekjen ESDM dan Plt. Dirjen Migas, berserta jajaran pertamina lainnya. Menteri ESDM meninjau fasilitas produksi yang dimiliki perusahaan di wilayah paling utara dari Blok Mahakam itu dan berdialog dengan karyawan.

“Saya bertemu dengan semua jajaran karyawan yang bekerja disini, mereka semuanya mempunyai semangat yang tinggi untuk meningkatkan produksi minyak dan gas Blok Mahakam, dan kita berharap bahwa di tangan mereka-mereka inilah kejayaan produksi migas nasional kita dapat kembali,” ucap Arifin Tasrif seperti dikutip dari siaran pers Kementerian ESDM dan disiarkan di laman esdm.go.id.

Sementara General Manager PHM John Anis dalam paparannya menyampaikan fasilitas NPU saat ini dioperasikan oleh sekitar 900 anak bangsa. Mereka menangani produksi yang dihasilkan dari sekitar 400 sumur, dengan mengedepankan tekhnik pengelolaan tekanan sumur, untuk menjaga produksi tetap optimal.

Direktur Hulu Pertamina Darmawan Samsu juga menambahkan, saat ini yang dilakukan operator WK (Wilayah Kerja) Mahakam dengan mendepankan operasional yang efisiensi biaya dan “attention on detail” agar kegiatan operasi terus efektif.

“Saat ini value creation in managing upstream operation menjadi hal berikut yang menonjol di Blok Mahakam. Ini juga  yang diharapkan dapat diikuti oleh unit hulu migas lainnya di grup Pertamina,” kata Darmawan.

Kepada Menteri ESDM yang baru bertugas, Direktur Hulu Pertamina juga menjelaskan dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia selaku induk perusahaan, PHM telah mendapat persetujuan melaksanakan Program OPLL-1 yang akan melakukan pengeboran 257 sumur di tahun 2020-2022. Dengan program tersebut PHM akan mampu menghentikan laju penurunan produksi dan mempertahankannya pada level yang optimal sekitar 600 MMSCFD.

Di samping itu, saat ini PHM juga sedang melakukan pengeboran 2 sumur eksplorasi dalam. Dan untuk upaya-upaua lain terkait peningkatan produksi lebih lanjut, PHM akan menyiapkan program lanjutan, yakni OPLL-2 dan OPLL-3.

Menyangkut program CSR (Corporate social responsibility), PHM yang sebelumnya dikenal dengan nama perusahaan Total EP Indonesie sedang menjalankan berbagai program di lokasi NPU seperti peluncuran BEST (Berbagi Energi Surya Terbarukan), Sahabat Manggrove, NPU Mengajar dan lainnya. Tenaga kerja lokal juga menjadi perhatian untuk diberdayakan dan ditingkatkan kompetensinya. Pada kesempatan itu PHM mengenalkan 5 anggota dari NPU, dari berbagai fungsi teknis, yang merupakan putra-putri daerah asli dari sekitar wilayah NPU.

Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto menyampaikan, terkait asset sumur yang masih idle dan masih memiliki potensi, untuk dikaji kembali keekonomiannya, menggunakan berbagai pendekatan yang lebih mutakhir, sehingga menjadi feasible untuk dikerjakan dan dapat meningkatkan produksi Blok Mahakam.

Menteri ESDM Arifin Tasrif memberikan arahan agar potensi hulu migas di Blok Mahakam, walaupun sudah sangat mature, tetap dijaga di level maksimal, dan apabila memungkinkan dapat lebih ditingkatkan.

Kegiatan kunjungan kerja berlanjut hingga control room dan penanaman pohon di area NPU. #

 

Sumber: Pers release PHM
Editor: chsiahaan