Meski Grafik Covid-19 Melandai, Satgas Masih Pantau Efek Libur Panjang

oleh -648 views
Satgas covid-19 Balikpapan tetap pantau lonjakan kasus positif seusai libur panjang.

BERITAKALTIM.CO- Potensi lonjakan kasus setelah libur panjang pekan lalu, masih terus diwaspadai oleh Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan. Hal ini juga sebagai tindak lanjuti hasil Rapat Koordinasi antara Pemprov Kaltim bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional di Balikpapan di Novotel Balikpapan, Senin (9/11).

“Sesuai arahan Kepala BNPB maka kami tetap memantau perkembangan hingga sepuluh hari ke depan. Apabila angka kasus tetap melandai seperti saat ini, maka beliau berasumsi untuk momen libur berikutnya pada akhir tahun akan relatif aman,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty saat jumpa pers di Kantor Wali Kota.

Sebagai upaya pemantauan di Balikpapan, diterangkan Andi Sri Juliarty, pihaknya masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki riwayat liburan, kontak erat, dan gejala lainnya untuk melakukan rapid test di Puskesmas sebagai skrining awal penularan Covid-19.

“Begitu pun anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga) masih tersedia untuk melakukan swab test hingga akhir tahun,” ujarnya.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan menambahkan, rasio kematian atau case fatality rate juga menjadi perhatian pihaknya setelah Rapat Koordinasi dengan Kepala BNPB. Sebagai informasi, rasio angka kematian di Balikpapan saat ini 5,4 persen, sedangkan target nasional wajib di bawah 2 persen.

Namun masih tingginya rasio kematian ini dikarenakan rumus yang digunakan dalam menghitung rasio kematian masih menggunakan total kematian dan total kasus terkonfirmasi sepanjang pandemi. Dan diketahui, Balikpapan mengalami kasus kematian tertinggi saat Agustus dengan 110 kasus dan September sebanyak 62 kasus.

“Sedangkan saat Oktober hingga November kasus harian telah cenderung menurun dan kasus meninggal beberapa hari terakhir juga sempat tidak ada,” tambah Rizal Effendi.

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (9/11/2020) terdapat penambahan 12 kasus terkonfirmasi, 38 selesai isolasi, dan satu kasus meninggal dunia.

Jumlah terkonfirmasi berasal dari riwayat suspek 9 kasus dengan dua di antaranya balita berusia 1 tahun dan 7 bulan. Kemudian riwayat tanpa gejala 3 kasus. #

Wartawan: Thina